Popda Ditiadakan, Tim Sepakbola Tidak Dibubarkan

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Selasa, 21 April 2020 - 21:09:21 WIB   |  dibaca: 202 kali
Popda Ditiadakan, Tim Sepakbola Tidak Dibubarkan

Net/Ilustrasi

SERANG, BANTEN RAYA - Tim sepakbola Kabupaten Serang yang dipersiapkan akan tampil di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten X/2020 di Kota Serang tidak akan dibubarkan. Meski, ajang tersebut telah resmi ditiadakan oleh pihak Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Banten.

Hal tersebut diungkapkan salah satu pelatih tim sepakbola Kabupaten Serang Iksan kepada awak media. Ia menyampaikan, tim yang dibentuk merupakan pilihan pemain terbaik hasil Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Serang XIII 2019, dan melalui proses yang panjang, sehingga komunikasi antar pemain dan pelatih sudah bagus. 

"Jadi itulah alasannya kenapa kami tidak membubarkan tim. Hampir setengah pemain dari juara satu pada saat Porkab Serang XIII, sisanya pemain pilihan dari juara dua dan tiga. Dalam persiapan Popda Banten X 2020 ini, kami sudah beberapa kali melakukan persiapan," bebernya.

Dikatakan dia, PSSI Kabupaten Serang pun sepakat untuk tidak membubarkan tim. Lantaran, ajang yang akan berlangsung bukan hanya Popda saja, masih banyak ajang lainnya. "Jika kondisi pandemi virus korona ini tiba-tiba usai, kan masih ada peluang dianggaran perubahan Popda pun tetap bisa terrealisasi. Kemudian, selain Popda banyak ajang lainnya, jadi kami bisa selalu siap jika ada event," sambung dia.

Saat ini, Iksan mengaku seluruh pemain masih rutin melakukan latihan. Meski, selama pandemi Covid-19 ini, latihan atlet berlangsung secara mandiri di rumahnya masing-masing hal ini dilakukan, agar kondisi atlet tetap bugar. "Pemerintah sudah melarang acara yang menimbulkan keramaian, kalau sepakbola kan tahu sendiri, olahraga tim yang kalau latihan masih akan ramai. Jadi saat ini latihan mandiri," jelas Iksan.

Ia berharap, wabah virus asal China ini segera berlalu, sehingga aktivitas kembali normal seperti biasanya. Dan soal keputusan peniadaan Popda dan pos anggarannya dialihkan ke penanggulangan Covid-19 di Banten, pihaknya tidak kecewa. "Kalau bicara kecewa, sepertinya itu tidak pada tempatnya. Karena ini bencana nasional dan global, semoga wabah ini bisa cepat berlalu. Itu saja," harapnya. (basyar)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook