Delapan TKI Kena Lockdown di Malaysia

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 23 April 2020 - 19:52:36 WIB   |  dibaca: 132 kali
Delapan TKI Kena Lockdown di Malaysia

Net/ilustrasi

CILEGON, BANTEN RAYA - Delapan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kota Cilegon terkurung di Malaysia. Kedelapan warga Cilegon itu terkurung sejak negeri jiran tersebut menerapkan kebijakan lockdown atau dalam bahasa setempat disebut Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) untuk mencegah penularan virus korona atau Covid-19. Meski dalam kondisi baik, mereka tidak bisa ke mana-mana.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Ade Setiana mengatakan, saat ini pihaknya terus memantau kondisi TKI asal Cilegon yang ada di Malaysia. Saat ini, semua TKI asal Cilegon di Malaysia dalam kondisi baik. “Saat ini di Malaysia sedang lockdown. Masih ada TKI kita di sana, kondisinya baik-baik saja,” kata Ade ditemui di Kantor Disnaker Kota CIlegon, Rabu (22/4).

Ade berharap, TKI yang belum habis kontrak untuk tetap berada di Malaysia selama masa lockdown. Pihaknya terus memantau dengan cara berkoordinasi dengan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). “Kita berkoordinasi terus dengan PPTKIS untuk memantau kondiri warga Cilegon yang ada di Malaysia,” jelasnya seraya menambahkan bahwa pihaknya selalu menanyakan kondisi delapan TKI tersebut.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri pada Disnaker Kota Cilegon Ridwan mengatakan, saat ini ada delapan TKI asal CIlegon yang bekerja di luar negeri, dan semuanya bekerja di Malaysia. “Ada dari beberapa daerah di Cilegon, seperti dari Kelurahan Mekarsari, Merak, ada juga dari daerah lain,” tuturnya.

Ridwan menjelaskan, delapan TKI asal Cilegon, masa kerjanya masih panjang. Semuanya baru habis kontrak pada 2021. “Jadi kita minta ke PPTKIS untuk mengimbau ke para TKI untuk mematuhi aturan Negara setempat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi delapan TKI asal Cilegon di Malaysia juga terpantau sehat. Hingga kemarin, tidak ada laporan kepada pihaknya terkait TKI asal CIlegon terpapar virus korona. “Semua baik, tidak ada yang terpapar korona. Kalau ada yang terpapar korona, pasti dari PPTKIS memberikan informasi ke kita (Disnaker Cilegon –red). Cuma kita imbau untuk mengikuti aturan sana, untuk lockdown, jangan kemana-mana,” tutupnya. (gillang)


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook