Jika PON Ditunda, Dayung Atur Program Baru

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Kamis, 23 April 2020 - 20:02:37 WIB   |  dibaca: 131 kali
Jika PON Ditunda, Dayung Atur Program Baru

Basyar/Banten Raya - BERLATIH BEBAN : Atlet dayung berlatih beban untuk menambah kekuatan otot selama menjalani latihan mandiri untuk persiapan menghadapi PON Papua tahun ini.

SERANG, BANTEN RAYA - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua kemungkinan besar akan ditunda, karena melihat situasi pandemi Covid-19 semakin tinggi. Menanggapi hal tersebut, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Banten mengaku pasrah dan menyerahkan keputusannya kepada pemerintah.

“Jika memang pelaksanaan PON XX/2020 Papua benar ditunda karena Covid-19, kami hanya bisa pasrah dan menyerahkan segala keputusannya kepada pemerintah. Sebab, kami meyakini, setiap keputusan yang diambil, merupakan jalan yang terbaik,” beber Sekretaris Umum Pengprov PODSI Banten Ahmad Yaman, kemarin.

Namun demikian, Yaman ingin ketegasan dan kepastian dari pihak terkait, yang berwenang dengan pelaksanaan PON XX, yang sedianya akan digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020. “Jika sudah ada kepastian soal ditunda atau tidaknya, kan kami bisa mengatur ulang tahap program latihan. Dan yang pastinya, di setiap keputusan pasti harus menerima konsekuensinya,” tambah Yaman.

Saat ini, latihan atlet sudah dilakukan secara mandiri, sesuai dengan edaran dan arahan terakhir yang diberikan KONI Banten terkait Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON. Padahal, dari Januari hingga Maret berjalan normal (di tahap persiapan umum), dan peningkatan kemampuan atlet progresnya bagus. Namun, ketika berlatih secara mandiri, progresnya sedikit berbeda dengan berlatih seperi biasanya. 

"Jujur, ketika berlatih mandiri, ada sedikit penurunan kemampuan, terutama sekali soal teknik dasar mendayung, sementara untuk yang lainnya tidak menjadi persoalan. Sebab, pada latihan mandiri, atlet hanya bisa latihan fisik,” sambung dia.

Meski dalam kondisi seperti ini, pihaknya akan tetap melakukan yang terbaik untuk para atletnya, agar bisa tetap menjalani latihan. “Bagi kami, tidak ada istilah libur demi Banten cemerlang, kalau ada libur itu hanya programnya. Bukan dengan usaha atau prosesnya. Kalau ibarat istilah, tidak ada rotan akar pun jadi. Walaupun pahitnya PON XX diundur, pasti ada ajang yang lain untuk bisa diikuti oleh kami,” tutupnya. (basyar)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook