Harga Gula Mahal, Disperindag Nilai Stok Lama

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Minggu, 26 April 2020 - 20:02:27 WIB   |  dibaca: 100 kali
Harga Gula Mahal, Disperindag Nilai Stok Lama

DOKUMEN BANTEN RAYA - GULA MURAH : Puluhan warga antre mendapatkan gula murah Rp12.500 di Pasar Baru Kranggot, Kamis (23/4).

CILEGON, BANTEN RAYA – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menyatakan, masih mahalnya harga gula pasir di pasaran saat ini karena pedagang masih menjual gula pasir stok lama. Jika stok yang sebelumnya dibeli dengan harga mahal itu habis, pedagang akan menjual gula pasir dengan harga nomral.

“Sekarang ini pedagang masih menjual yang mereka beli dengan harga mahal dari agen. Nantinya bisa lebih murah diprediksi, sepertinya pertengahan puasa akan normal,” katanya kepada Banten Raya, Jumat (24/4).

Abad -panggilan akrab Abadiah, menjelaskan, di tengah warga membutuhkan gula pasir untuk kebutuhan puasa Ramadan, diharapkan pedagang juga bisa menjual dengan harga sesuai harga eceran tinggi (HET). Kedepan, lanjut Abad, gula yang dibeli pedagang dari agen sudah dalam bentuk kemasan yang terdapat tulisan Rp12.500 per kemasan, sehingga pedagang tidak lagi bisa memainkan harga. “Kan memang sedang butuh banyak untuk gula murah atau sesuai HET, konsumsi Ramadan kan ini bisa semakin banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pasar Baru Kranggot Aceng Syrifudin menyatakan, saat ini harga gula curah Rp19 ribu per kilogram (Kg). Harga tersebut masih sangat tinggi dibandingkan HET yang hanya Rp12.500 per kg. Alasan pedagang menjual gula diatas ketentuan tersebut karena pedagang mengklaim membeli gula itu dengan harga mahal dari agennya. “Ya mau menghabiskan gula (Stok) lama. Kalau dijual murah maka akan rugi,” pungkasnya. (uri)    

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook