Kartu Keluarga Bisa Dicetak Sendiri

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Minggu, 26 April 2020 - 21:09:32 WIB   |  dibaca: 120 kali
Kartu Keluarga Bisa Dicetak Sendiri

TANJUNG/BANTEN RAYA - BERJALAN LANCAR: Pelayanan administrasi kependudukan di UPT Dukcapil Kecamatan Kragilan berjalan dengan lancar dengan tetap menggunakan prosedur pencegahan Covid-19, Jumat (24/4).

SERANG, BANTEN RAYA- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang memastikan bahwa kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran bisa dicetak sendiri oleh masyarakat setelah dipores pembutannya dan dikirim formatnya oleh petugas disdukcapil. Pencetakan KK dan akta kelahiran bisa menggunakan kertas A4 atau kertas hout vrij schrift (HVS) dengan berat 80 gram.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang Abdullah mengatakan, pencetakan KK dan akta kelahiran menggunakan kertas HVS mulai efektif akan diterapkan pada awal Juli mendatang. "Nanti kita terapkan di awal Juli karena kita akan menghabiskan blangko KK dan akta kelahiran yang ada dulu. Kalau beberapa daerah sudah menerapkan cetak KK sama akta kelahiran pakai kertas A4," kata Abdullah, Jumat (24/4).

Ia menjelaskan, pencetakan KK dan akta kelahiran menggunakan kertas HVS tersebut merupakan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepar proses pembuatan KK dan akta kelahiran. "Jadi nanti warga bisa mencetak sendiri kalau yang mengajukan pembuatannya melalui online. Setelah kita proses dan sudah siap cetak kalau warganya ada di luar, kita bisa kirim pdf-nya nanti dicetak sendiri," ujarnya.

KK dan akta kelahiran yang dicetak sendiri dipastikan secara kualitas tidak berbeda dengan KK dan akta kelahiran yang dicetak oleh disdukcapil. "Memang bedanya kalau yang biasa digunakan warna dasar kertasnya biru dan sudah ada formatnya tinggal mengisi datanya saja. Tapi dua-duanya sama baik yang pakai kertaa HVS maupun yang sudah beredar kalau kena air tintahnya luntur," ungkapnya.

Abdullah juga memastikan, pencetakan KK dan akta kelahiran menggunakan kertas ukuran A4 juga tidak bisa dimanipulasi karena baik KK maupun akta kelahiran sudah memiliki barcode sendiri. "Insya Allah tidak bisa diduplikasi karena kan KK sama akta kelahiran itu ada barcodenya. Proses pembuatannya kan tetap di UPT Dukcapil. Untuk pelayanan administrasi kependudukan selama Covid-19 ini berjalan lancar," katanya. (tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook