Terminal Merak dan Seruni Kosong

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 27 April 2020 - 17:26:41 WIB   |  dibaca: 368 kali
Terminal Merak dan Seruni Kosong

Gilang/Banten Raya - SEPI: Terminal Terpadu Merak Kota Cilegon tidak ada aktivitas, Minggu (26/4). 

CILEGON, BANTEN RAYA - Dua terminal bus di Kota Cilegon, yaitu Terminal Terpadu Merak dan Terminal Seruni saat ini kondisinya sepi. Pelayanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang biasanya ramai, sudah tidak ada lagi. 

Sejak Jumat (24/4) lalu, bus AKAP sudah tidak diperbolehkan melayani penumpang sebagai langkah pemerintah pusat menekan angka penyebaran virus korona dari daerah zona merah korona ke daerah zona hijau. 

Vakumnya aktivitas terminal tersebut pasca berlakunya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi pada Masa Mudik Lebaran 1441 Hijriah.

Berdasarkan pantauan, sejumlah loket Perusahaan Otobus (PO) yang ada di Terminal Terpadu Merak dalam kondisi tertutup. Selain itu tidak ada bus yang terparkir di dalam terminal. Ini momen yang langka dan tidak seperti biasanya.

Kepala Terminal Terpadu Merak Kota Cilegon Alam Suryawijaya mengatakan, kondisi terminal tersebut telah kosong sejak Jumat pekan lalu. "Kondisi Terminal Terpadu Merak kosong tidak ada pelayanan angkutan orang," kata Alam kepada Banten Raya, Minggu (26/4). 

Sebelumnya, kata Alam, sebanyak 100 kendaraan telah mengangkut pemudik pada hari terkakhir operasional Bus AKAP, pada Kamis (23/4). Bus tersebut mengangkut penumpang tujuan berbagai kota di Pulau Jawa. "Jika pada hari normal sebelum adanya pandemi korona di Indonesia, sehari sekitar 600 sampai 700 unit bus yang melakukan aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang melalui Terminal Merak," ucapnya. 

Salah satu warga Kota Cilegon yang bekerja di Jakarta, Fadhly (25) menuturkan, Ia biasa bolak-balik Jakarta-Cilegon setiap akhir pekan. Akibat tidak beroperasinya Bus AKAP, Ia menunda kepulangnya pada akhir pekan ini. "Saya kerja di Jakarta biasanya setiap akhir pekan saya pulang ke Cilegon pulang ke rumah istri. Tapi ini tidak ada bus jadi tidak pulang. Kalau Lebaran juga belum tau mau pulang atau tidak soalnya tidak ada bus. Paling nyari moda transportasi lain," tutur pria asal Pabean, Cilegon. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook