Warga Diminta Tak Beli Dagangan PKL Jalan Pagebangan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 05 Mei 2020 - 20:13:53 WIB   |  dibaca: 89 kali
Warga Diminta Tak Beli Dagangan PKL Jalan Pagebangan

URI MASYHURI/BANTEN RAYA - WARGA BERBELANJA : Sejumlah warga masih berbelanja di sepanjang Jalan Pagebangan.

CILEGON, BANTEN RAYA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon meminta warga atau pengguna jalan untuk tidak berbelanja pada pedagang kaki lima (PKL) yang berada di badan Jalan Pagebangan. Selain berbahaya mengingat bahu jalan yang dijadikan tempat bertransaksi banyak lalu lalang kendaraan, juga membuat kondisi jalan macet. Demikian disampaikan Kepala Disperindag Kota Cilegon Abadiah kepada Banten Raya, Senin (4/5).

Abadiah menjelaskan, pihaknya berharap warga pengguna jalan memiliki kesadaran jika bertransaksi di sepanjang jalur tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan. Sebab, banyak lalu-lalang kendaraan. 

“Kami berharap warga melakukan transaksi di pasar resmi. Pemerintah sudah menyiapkan, lebih aman, nyaman. Terlebih saat ini kondisi sedang wabah korona, mestinya mengurangi aktifitas di luar dan jalanan,” katanya.

Dengan bertransaksi di jalan, lanjut Abadiah, juga dapat membuat kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengendara lainnya. Abadiah juga menambahkan, produk atau barang yang dijual di pasar resmi juga dijamin aman. Hal itu karena adanya pengecekan resmi secara berkala oleh dinas dan instansi terkait lainnya. Sementara untuk PKL Pasar Pagebangan tidak ada pemeriksaan barang, karena bukan pasar. “Kalau ingin produknya aman ya di pasar. Kalau Jalan Pagebangan itu bukan pasar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Blok F Dani mengungkapkan, pihaknya berharap para pembeli memiliki kesadaran untuk bisa membeli di pasar. Sebab, secara jarak antara Jalan Pagebangan dan Pasar Blok F cukup dekat, sehingga tidak ada lagi alas an para pedagang masih berjualan di jalan.

“Tentunya semua saling berkaitan. Sebenarnya kalau para pembeli juga tertib maka saya yakin semua pedagang juga akan berpindah. Ini karena para pengendara atau warga juga masih membeli disana,” imbuhnya. 

Sekretaris Satpol PP Kota Cilegon Sukroni menyatakan, pihaknya menugaskan sejumlah petugas untuk bisa tetap berpatroli. Meski begitu, lanjut dia, pihaknya akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara persuasif dengan pedagang.  “Kami harap juga hal yang sama, pembeli bisa menyadari cukup berbahaya membeli di jalan. Ini juga supaya tertib,” imbuhnya.  (uri)

 


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook