BI Siapkan Uang Tunai Rp 3,025 T 

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Selasa, 05 Mei 2020 - 20:46:37 WIB   |  dibaca: 113 kali
BI Siapkan Uang Tunai Rp 3,025 T 

ismatullah / banten raya - SINERGI: Kepala BI Banten Erwin Soeriadimadja (kanan) menyapa jajaran pimpinan perbankan di Provinsi Banten pada Pekan QRIS Nasional (PQN) 2020 di halaman Kantor BI Banten, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA -  Kantor Perwakilan Bank Indoneisa (BI) Provinsi Banten menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,025 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hinga Lebaran Idul Fitri 1441 H. 

Kepala BI Banten Erwin Soeriadimadja mengungkapkan, arus keluar uang tunai pada periode Ramadan dan lebaran tahun ini diperkirakan sebesar Rp 2,3 triliun atau turun sebesar 25 persen dibanding tahun 2019. 

“Hal ini seiring dengan adanya dampak ekonomi terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi Covid-19, meningkatnya penggunaan nontunai ditengah pandemi covid-19,  tinggi arus keluar uang tunai pada periode bulan sebelumnya serta hari libur yang lebih sedikit dibanding tahun lalu,” kata Erwin Soeriadimadja, Senin (4/5).

Erwin menjelaskana, berbeda dari tahun sebelumnya, memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat  dalam memitigasi penyebaran Covid-19, layanan penukaran uang kepada masyarakat yang biasanya disediakan melalui penyediaan penukaran di lokasi umum seperti di Alun-Alun Kota Serang dan pasar tradisional, pada tahun ini hanya disediakan melalui loket di bank. 

“Terkait hal tersebut, BI telah berkoordinasi dan meminta perbankan, agar dalam memberikan layanan dimaksud menegakkan protokol pencegahan Covid-19 pada masa PSBB secara ketat yang telah ditetapkan pemerintah,” terang Erwin.

Protokol dimaksud antara lain kata Erwin, penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing. Penukaran dapat dilakukan pada saat masyarakat menarik atau setor uang ke perbankan. 

“Saat ini untuk pelayanan penukaran uang, BI Banten telah bekerjasama dengan 11 kantor cabang (KC) bank di Provinsi Banten antara lain Bank Banten, Bank BJB, BRI, BNI, BTN, Mandiri, BCA, BRI Syariah, UOB, Bank Syariah Mandiri, Permata,” katanya.

Erwin melanjutkan, secara nasional, BI berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) diprakirakan sebesar Rp157,96 triliun pada periode Ramadan/Idulfitri tahun atau turun sebesar 17,7 persen (yoy) dibandingkan periode tahun lalu. 

“Karena kebutuhan tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadan, libur Idul fitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi Covid-19, termasuk pelaksanaan PSBB,” katanya.

Kebutuhan uang tunai (outflow) tertinggi pada periode Ramadan/Idulfitri tahun ini terjadi di daerah Jabodetabek yang diprakirakan sebesar Rp38,0 triliun. “Untuk kelancaran penyiapan uang tunai dan kelancaran layanan penukaran tersebut, BI menyusun strategi secara internal dan eksternal. Secara internal, BI melakukan penyediaan uang yang layak edar dan higienis untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan melakukan karantina uang rupiah selama 14 hari sebelum diedarkan, menyemprot disinfektan pada area perkasan, sarana dan prasarana, serta memerhatikan higienitas SDM dan perangkat pengolahan uang,” katanya. 

Kemudian, untuk pendistribusian uang secara tepat di tengah keterbatasan moda transportasi agar seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia memiliki kecukupan persediaan uang secara nominal dan per pecahan.  

“Sedangkan dari sisi eksternal, BI melakukan langkah-langkah untuk berkoordinasi dengan perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) untuk menjaga ketersediaan uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan kualitas baik melalui perencanaan pengisian uang yang akurat,” pungkasnya. (Ismet) 


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook