Pegawai Untirta Masuk dalam OTG

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 05 Mei 2020 - 20:58:55 WIB   |  dibaca: 321 kali
Pegawai Untirta Masuk dalam OTG

Net/Ilustrasi

SERANG, BANTEN RAYA - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengakui bahwa AT yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 merupakan salah seorang pegawainya yang berstatus aparatur sipil negara (ASN). Hal tersebut disampaikan Rektor Untirta Fatah Sulaiman.

Fatah menyampaikan bahwa AT bekerja di bagian administrasi kepegawaian. Sebelum dinyatakan positif terjangkit Covid-19, AT sempat melakukan perjalanan dinas ke Jakarta pada 13 Maret 2020 sebelum diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jakarta bersama atasannya. Sepulangnya dari Jakarta, yang bersangkutan mengambil langkah untuk mengisolasi diri selama 14 hari, dan melakukan work from home (WFH). Pada 17 April 2020, yang bersangkutan melakukan rapid tes atas inisiatif sendiri dan hasilnya reaktif, dilanjutkan dengan test swab sambil tetap menjalankan WFH.

“Hasil tes swab keluar pada tanggal 2 Mei 2020 kemarin dengan hasil AT dinyatakan positif tanpa gejala, sedangkan anak dan istrinya negatif,” kata Rektor, Minggu (3/5).

Masih dijelaskan Rektor, pada 2 Mei sore harinya Tim BNPB Kota Serang melakukan penjemputan kepada AT untuk mendapatkan perawatan di RS Dradjat Prawiranegara sesuai dengan protokol penanganan Covid-19. Karena kondisi AT yang terus membaik, lanjut Rektor, akhirnya pihak rumah sakit memulangkan AT dengan status orang tanpa gejala (OTG) dan berkewajiban melakukan isolasi mandiri sesuai protokol Covid-19.

Fatah juga menyampaikan bahwa saat ini kondisi AT sedang berpuasa sambil melakukan aktivitas mengaji untuk mengkhatamkan Al Quran di rumahnya, dan tetap dalam pantauan serta kordinasi dengan puskesmas terdekat.

Dalam kesempatan itu, Rektor Untirta juga mengatakan bahwa pihaknya sejak dari awal pemerintah mengimbau untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, Untirta telah melaksanakan dengan melakukan pelaksanaan kuliah daring, penyediaan sabun dan hand sanitizer di setiap ruangan atau lantai kantor Untirta, penyemprotan disinfektan ke seluruh bangunan Untirta di empat lokasi kampus Untirta Pakupatan, Ciwaru, Kepandean dan Cilegon.

“Kami juga melaksanakan WFH dari minggu ke 2 di bulan Maret dengan menerapkan sistem piket, kami juga melaksanakan pemeriksanaan suhu tubuh dan mengimbauan kepada seluruh pegawai untuk melakukan physical distancing,” ungkap Fatah.

Fatah menambahkan, untuk liburan lebaran nanti, pihaknya juga telah menerbitkan imbauan bagi pegawai ASN dan non ASN untuk tidak melakukan perjalanan atau berpergian keluar daerah termasuk pelarangan mudik. “Tentunya kami juga mensuport AT dan keluarganya untuk tetap semangat dalam bekerja dan beribadah di bulan yang pernuh berkah ini,” imbuhnya. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook