Momentum Untuk Maksimalkan Persiapan Menembak

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 08 Mei 2020 - 19:45:41 WIB   |  dibaca: 293 kali
Momentum Untuk Maksimalkan Persiapan Menembak

Perbakin untuk Banten Raya - ASAH KEMAMPUAN: Atlet menembak asal banten Aji (tengah) berlatih di pelatnas.

SERANG, BANTEN RAYA - Penundaan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua ditanggapi santai oleh Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Pengprov Perbakin) Banten. Bahkan, hal tersebut bisa jadi momentum untuk memaksimalkan persiapan atlet.

Ketua Bidang Tembak Sasaran Perbakin Banten Dudung Permana mengatakan, pihaknya tidak ingin menanggapi terlalu berlebihan soal ditundanya PON Papua. Sebab, masalahnya utamanya pun juga dialami ajang yang levelnya lebih tinggi seperti Olimpiade Tokyo 2020 yang juga ditunda karena pandemi virus korona atau Covid-19.

Dikatakan dia, meski pun pelaksanaan PON Papua ditunda, latihan atlet binaanya tetap berlanjut. Meski, latihan atlet dilakukan secara mandiri di rumahnya masing-masing. "Ya meski ditunda, tapi kan latihan tidak boleh berhenti. Meski, saat pandemi seperti ini, latihan atlet dilakulan secara mandiri, sesuai dengan aragan KONI Banten dan pemerintah," beber Dudung, kemarin.
Meski latihan dilakukan secara mandiri, pihaknya mengaku, tetap memonitor baik melalui daring atau pun meninjau langsung di mana atlet berlatih.

"Latihan tetap kita terus pantau, agar kami sebagai tim pelatih pun bisa mengetahui progres perkembangan sang atlet. Dan memberikan masukan dan arahan," ujarnya.

Ia menyampaikan, pihaknya merasa diuntungkan, sebab atlet Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON cabang olahraga (cabor) menembak Banten, ada beberapa yang juga masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di antaranya, Mochammad Bintang Aji Bawana, Agus Muryono, dan Aubrey Rasendriya Athaya Hadika.

"Dengan begitu kami sangat diuntungkan, dan ditambah prestasi atlet Banten sedang bagus-bagusnya di level nasional. Sehingga dengan ditundanya PON Papua ini, atlet memiliki kesempatan untuk mematangkan kualitas tembaknya. Olahraga  menembak adalah olahraga terukur jadi perlu latihan intensif agar kemampuan atlet semakin bertambah," tutup Dudung. (basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook