Suka Duka Latihan Mandiri Kapten Perserang

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 08 Mei 2020 - 19:58:33 WIB   |  dibaca: 182 kali
Suka Duka Latihan Mandiri Kapten Perserang

Basyar/Banten Raya - PERSIAPAN LATIHAN: Pemain Perserang Idang saat menjalani latihan.

Imbas pandemi virus korona membuat kompetisi sepakbola di Indonesia ditunda, termasuk Liga 2. Tidak sampai di situ, para pemain pun terpaksa harus berlatih mandiri di rumahnya masing-masing untuk menjaga stamina, termasuk yang dialami kapten Perserang Idang Novriza Ali.

BASYAR – Kota Serang

Selama latihan mandiri, Idang menceritakan, ada suka dukanya. Sukanya, mungkin aktivitas dengan keluarga lebih banyak. Dukanya, harus menahan rindu latihan bersama rekan setimnya.

“Yang terpenting kondisi tubuh tetap terjaga selama latihan mandiri di rumah, jangan sampai kondisi turun, apa lagi jika nantinya kompetisi kembali akan bergulir. Sesekali melakukan jogging pada sore hari sesaat sebelum waktu berbuka puasa, kalau latihan di rumahnya paling skipping, dan melakukan progam latihan dari pelatih yang sudah diberikan,” beber Idang kepada wartawan, kemarin.

Lanjut Idang, selama pandemi ini juga lebih banyak waktu berkumpul dengan keluarga. “Jadi lebih banyak waktu juga sih kumpul-kumpul dengan keluarga, anak istri, ibu bapak juga. Ini yang jarang terjadi jika kompetisi Liga 2 padat ,” sambungnya.

Dikatakan dia, soal latihan, itu kembali kepada tanggungjawab setiap pemain itu sendiri. Sebab, nantinya akan ketahuan pemain yang tidak menjaga kondisi tubuhnya. “Jika pemain jarang latihan, atau banyak leha-leha akan ketahuan oleh tim pelatih. Ya kita kan dituntut profesional, jika kompetisi akan dimulai, maka porsi latihan pun perlu diimbangi, apa saja yang menjadi intruksi pelatih,” kata Idang.

Idang pun mengaku sudah merindukan panasnya kompetisi, dan latihan rutin seperti biasanya. “Bohong kalau dikatakan tidak kangen, yang jelas kangen lah, kembali merumput dan latihan bareng dengan teman-teman yang lainnya,” ungkapnya.

Dikatakan Idang, tim pelatih pun selalu mengingatkan kepada semua pemain, agar tetap melakukan latihan mandiri. “Memang tidak dipantau secara online, tapi kan semua pemain sudah memiliki tanggungjawab yang sama, sebab kan kita bukan seperti anak kecil lagi. Tapi, terkadang suka diingatkan juga sih oleh pelatih melalui grup whatsapp, dan suka memberikan arahan kepada para pemain,” ujarnya.

Ia berharap, kondisi bisa kembali pulih seperti biasanya, dan semua dalam keadaan sehat. “Semoga pandemi Covid-19 segera beres dan kita bisa beraktivitas seperti biasa,” harap Idang. (***)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook