Persani Ragu Gelar Kejurda

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Minggu, 10 Mei 2020 - 20:06:20 WIB   |  dibaca: 64 kali
Persani Ragu Gelar Kejurda

Net/ilustrasi

SERANG, BANTEN RAYA-Pengurus Provinsi Persatuan Senam Indonesia (Pengprov Persani) Banten ragu akan menggelar atau tidaknya Kejuaraan Daerah (Kejurda) 2020 yang sudah diagendakan pada Juni mendatang di Kota Tangerang.

Pasalnya, lokasi yang akan digunakan tempat kejuaraan tersebut sudah diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), demi memutus mata rantai Covid-19. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Umum Pengprov Persani Banten Heru Minwardiani kepada wartawan, Jumat (8/5).

Kata dia, pasca Ramadan atau pada Juni pihaknya sudah mempersiapkan agenda Kejurda Persani 2020. Hanya saja, lokasi di mana akan digelar acara tersebut sudah diberlakulan PSBB. "Sehingga kami agak ragu, untuk tetap menggelar ajang tersebut. Sebab, kan tidak tahu sampai kapan berakhirnya pandemi Covid-19 ini," bebernya.

Sekarang, pihaknya hanya bisa berharap, wabah asal Tiongkok ini bisa segera berlalu dan sirnah di muka bumi. Sehingga aktivitas bisa kembali berjalan denhan normal. "Sehingga ajang pembinaan yang sudah kita rancang bisa berjalan. Dan jika pun pandemi belum usai, kami akan mematuhi imbauan dari pemerintah, demi kebaikan bersama," sambungnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada Pengurus Cabang (Pengcab) Persani yang ada di tingkat kabupaten dan kota se-Banten, agar tetap melihat situasi dan kondisi daerahnya. Sehingga, diharapkan untuk tidak membuat ajang kejuaraan, sampai kondisi normal kembali.

"Pokoknya semua ajang harus ditunda dulu, sampai kondisi normal. Kan khawatir juga jika terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar dia.

Dengan begitu, setidaknya sudah membantu pemerintah untuk bersama-sama memutus mata rantai pandemi Covid-19 ini. "Ya kalau kita tidak bisa berbuat banyak, setidaknya kita bisa menaati aturan pemerintah, untuk bersama lawan korona," tutupnya. (basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook