Komisi I Evaluasi Kinerja BPBD

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Minggu, 10 Mei 2020 - 20:57:59 WIB   |  dibaca: 167 kali
Komisi I Evaluasi Kinerja BPBD

TANJUNG/BANTEN RAYA - RAPAT EVALUASI: Komisi I DPRD Kabupaten Serang menggelar rapat evaluasi bersama BPBD Kabupaten Serang di ruang Komisi I.

SERANG, BANTEN RAYA- Komisi I DPRD Kabupaten Serang mengevaluasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dalam melakukan mencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19. Komisi I meminta agar BPBD tidak fokus melakukan penyemprotan disinfektan, namun harus mengutamakan edukasi dan sosialisasi dalam melakukan pencegahan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Aep Saefullah mengatakan, evaluasi dilakukan karena masih banyak masyarakat terutama di kampung-kampung yang masih tidak peduli dengan penyebaran Covid-19.

"BPBD ini kan sebagai tim gugus tugas yang setiap hari melakukan penyemprotan disinfektan, kita ingin tahu efektifitasnya seperti apa," kata Aep saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/5).

Politisi Demokrat itu menilai, penyemprotan disinfektan yang dilakukan DBPD kurang efektif jika tidak dibarengi dengan kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

"Penyemprotan tetap penting tapi jauh lebih penting edukasi itu sendiri. Karena kalau penyemprotan itu kan bisa saja hari ini dilakukan tapi besoknya virus atau bakteri bisa menempel lagi, maka yang paling penting adalah menerapkan pshycal distancing itu sendiri," ujarnya.

Ia menuturkan, masyarakat terutama yang tinggal di kampung-kampung perlu diberi pemahaman agar mereka bisa melakukan pencegahan secara mandiri.

"Kalau saya lihat di kampung-kampung masih banyak yang cuek dan berkerumun. Makanya, kita dorong agar BPBD ini selain juga melakukan penyemprotan juga bisa mengingatkan mereka akan pentingnya pshycal distancing dan sosial distancing," paparnya.

Selain itu, mantan calon wakil bupati Serang itu mengatakan, pihaknya juga mengevaluasi rencana pengadaan masker yang akan dilakukan oleh BPBD.

"Jadi BPBD itu kan mau beli masker buat petugas dan masyarakar yang bahan kain, kami minta kalau bisa sekalian yang bagus apabila perlu yang n95. Mau belinya 6.000 pcs. BPBD dapat anggaran sekitar Rp1,5 miliar," ungkapnya. (tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook