Kepergok Bobol Rumah, Maling Diamuk Massa

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Minggu, 10 Mei 2020 - 21:05:32 WIB   |  dibaca: 174 kali
Kepergok Bobol Rumah, Maling Diamuk Massa

DARI WARGA UNTUK BANTEN RAYA - BABAK BELUR : Pelaku pembobol rumah diamuk massa, setelah aksi kejahatannya kepergok oleh warga.

SERANG, BANTEN RAYA - Sudirman (42) Kampung Ciakar, Desa Bulakan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, terduga pelaku pembobolan rumah di Kampung pabrik, Desa Katulisan Rt15/03, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang babak belur diamuk massa, setelah berhasil membobol dua rumah warga.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Arif Nazaruddin Yusuf mengatakan kasus pencurian yang terjadi pada 6 Mei 2020 sekitar pukul 2.30 bermula dari laporan masyarakat, akan adanya tindak kejahatan dan pelaku kepergok oleh warga sekitar.

"Kami langsung ke lokasi. Pelaku sempat melarikan diri kepesawahan. Kami dibantu warga langsung menyisir lokasi," katanya kepada Banten Raya, Jumat (8/5).

Menurut Arif, pelaku berhasil ditemukan saat bersembunyi ditumpukan padi. Warga yang emosi sempat menghakimi pelaku. Namun aparat kepolisian berhasil meredam kemarahan warga. "Selanjutnya pelaku diamankan ke Polsek Cikeusal, untuk dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Lebih lanjut Arif menambahkan dari hasil pemeriksaan Sudirman bekerjasama dengan temannya Desdi (28) warga Kampung Umbulan, Desa Mekar Agung, Kecamagan Cikeusal.

"Dalam melakukan aksinya ternyata pelaku bersama teman nya, kami melakukan pengembangan ke daerah Rangkasbitung," tambahnya.

Arif mengungkapkan Desdi berhasil ditangkap di atas jembatan gantung, Kampung Kolelet, Desa Kolelet Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, setelah dihubungi Sudirman. "Saat mereka janjian di jembatan, lansung kita sergap," ungkapnya.

Arif menegaskan dari keterangan keduanya, modus kejahatan yang dilakukannya yaitu dengan cara mencongkel jendela, lalu masuk ke dalam kamar dan langsung menguras barang berharga milik korban.

"Di rumah pertama pelaku berhasil membawa kabur dua unit HP, di rumah satunya pelaku berhasil mengambil satu unit HP," tegasnya.

Atas perbuatannya tersebut, Arif menambahkan Sudirman dan Desdi akan dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukun Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun, "Dalam kasus ini korban atas nama Zulkhaira mengalami kerugian Rp8 juta," tambahnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook