Rusunawa Mulai Ditempati Warga

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Minggu, 10 Mei 2020 - 21:31:24 WIB   |  dibaca: 263 kali
Rusunawa Mulai Ditempati Warga

Net/Ilustrasi

SERANG, BANTEN RAYA- Sempat terbengkalai bertahun-tahun, akhirnya dua rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kota Serang mulai ditempati ratusan warga. Dua rusunawa itu yakni Rusunawa Kaujon di Jalan Ki Uju Kaujon Kidul, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang; dan Rusunawa Margaluyu di Lingkungan Kendal, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun Banten Raya, Jumat (8/5) siang sekitar pukul 11.30, gedung Rusunawa Kaujon terdiri dari empat lantai dengan jumlah kamar 96 ruangan yang berukuran sekitar 3x4 meter persegi. "Yang tinggal baru sekitar 40 persen," ujar petugas keamanan yang enggan disebutkan identitasnya.

Namun berdasarkan surat pengumuman yang menempel di salah satu dinding rusunawa, warga mulai menghuni rusunawa sekitar bulan Maret 2020. Ada sebanyak 35 KK yang terdiri dari 17 KK asal Kota Serang, dan 18 KK asal luar Kota Serang. Di surat tersebut pun dijelaskan penghuni yang mulai menempati Rusunawa harus membayar iuran sewa untuk satu bulan. Namun tidak disebutkan besaran iuran sewanya.

Adapun Rusunawa Margaluyu terdapat dua gedung megah. Gedung pertama memiliki kapasitas 140 ruangan dan gedung kedua memiliki 70 ruangan. Sarip, salah seorang petugas keamanan Rusunawa Margaluyu mengatakan, penghuni rusunawa di sana masih sedikit. "Baru ada 20 KK yang mengisi. Mulainya dari bulan April," ujar Sarip, tanpa menjelaskan warga yang menghuninya.

Pantauan di lokasi, satu ruangan terdapat fasilitas seperangkat kursi, meja, tempat tidur plus kasurnya. Di dalam ruangan itu pun terdapat satu kamar mandi berukuran sekitarnya 1 x 1 meter dan dapur 1,5 x 1 meter.

Menurut Deni, salah seorang penghuni Rusunawa Margaluyu, dirinya memilih tinggal di rusunawa karena harganya terjangkau. "Bayar sewanya sebulan Rp 200 ribu," ujar warga asal Sukabumi ini, tanpa menyebutkan bayar sewanya kepada siapa.

Ia menjelaskan, dirinya tinggal di rusunawa setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa rusunawa bisa diisi. "Saya taunya dari teman orang sini, baru (menempati) saya, Pak," akunya.

Saat ditanya apakah akan tetap tinggal di rusunawa jika gedung tersebut dijadikan sebagai tempat karantina bagi warga yang terindikasi kasus Covid-19? Deni mengaku belum mengetahuinya. "Belum tau ya, soalnya saya baru denger nih. Gimana nanti aja," katanya. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook