175 Rumah Tak Layak Huni Batal Dibangun

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Minggu, 10 Mei 2020 - 21:32:52 WIB   |  dibaca: 215 kali
175 Rumah Tak Layak Huni Batal Dibangun

Net/Ilustrasi

PANDEGLANG, BANTEN RAYA- Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pandeglang yang akan mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2020 harus dibatalkan. Pembatalan ini terjadi akibat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) seluruhnya difokuskan untuk penanganan virus korona.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang Syarif Hidayat mengatakan, perencanaan program BSPS untuk rumah warga tak layak huni tahun 2020 tidak ada, karena anggaran DAK digunakan untuk penanganan virus korona. "Ada 175 lebih RTLH yang didanai DAK batal dibangun tahun ini. Semua kegiatan DAK 2020 digunakan untuk covid-19," kata Syarif, Jumat (8/5).

Meski begitu, kata Syarif, pemeritah daerah saat ini tengah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi agar Pemkab Pandeglang mendapat bantuan untuk pembangunan rumah tidak layak huni.

"Sekarang kami sedang menunggu data dari pusat dan provinsi berapa jumlah RTLH yang mendapatkan bantuan BSPS tahun ini. Kami juga sedang inventarisasi kegiatan yang bisa direalisasikan tahun ini, baik bantuan keuangan dari provinsi maupun APBD. Tapi kalau untuk DAK sudah total digunakan untuk covid-19," imbuhnya.

Syarif menilai, dibatalkannya program BSPS tidak hanya terjadi di Kabupaten Pandeglang. Namun kabupaten kota lain di Banten ikut terdampak akibat mewabahnya virus korona. "Bukan hanya di Pandeglang saja, melainkan di kabupaten kota lain juga sama," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan, untuk program kegiatan DAK di dinasnya berjalan seperti tahun lalu. Namun untuk program kegiatan yang didanai dari APBD terkena pemangkasan karena virus korona.

"Untuk DAK jalan. Tapi kalau untuk pembangunan yang didanai APBD terkena rasionalisasi," katanya. Menurutnya, anggaran DAK seluruhnya digunakan untuk pembangunan di beberapa sekolah, tingkat SD dan SMP dalam kategori rusak sedang dan berat. "Tahun ini ada 255 unit bangunan SD dan SMP yang akan dibangun melalui DAK," terangnya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook