Pasien Baru Korona Belum Diketahui Asal Tertular 

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 12 Mei 2020 - 19:55:28 WIB   |  dibaca: 121 kali
Pasien Baru Korona Belum Diketahui Asal Tertular 

Istimewa-BERIKAN KETERANGAN : Jubir Gugus Tugas Ahmad Aziz Setia Ade memberikan keterangan pers.

CILEGON, BANTEN RAYA – Jumlah positif virus korona warga Kota Cilegon bertambah menjadi tiga orang. Pasien yang baru diketahui positif ini berinisial H (27), berjenis kelamin perempuan dan tinggal di Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta.

Tim medis belum mengetahui darimana istri salah satu karyawan sebuah perusahaan di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang ini bisa tertular. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon dr. Arriadna menyatakan, kemungkinan H bisa tertular karena suaminya yang bekerja di pabrik. Namun, hal tersebut belum bisa dipastikan. “Kemungkinan saja, belum bisa dipastikan dari mana bisa tertular positif korona,” paparnya.

Namun begitu, kata Arriadna, keluarga pasien telah dilakukan isolasi mandiri. "Untuk keluarga H juga sudah dilakukan isolasi mandiri dan akan mengikuti rapid test," tegasnya. 

Sementrara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade menjelaskan, awalnya H berobat ke rumah sakit krakatu medika (RSKM) pada 30 April 2020, dan didiagnosa Demam Berdarah (DBD). 

Namun, kata Aziz, setelah dilakukan tes swab atau pengambilan dahak pada Sabtu (9/5), pasien tersebut dinyatakan positif korona. “Ya, berdasarkan hasil tes swab itu positif Covid-19. Sebelumnya masuk ke RSKM karena gajala DBD. Namun RSKM juga mengambil sampel swab dan hasilnya pada Sabtu dinyatakan positif,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5).

Aziz menjelaskan, saat ini HM tengah dilakukan perawatan di Rumah Sakit (RS) Wisma Atlet Jakarta pada Minggu (10/5). Aziz juga mengungkapkan, berdasarakan penelusuran atau tracing terhadap pasien, ada sekitar 20 tetangga H yang melakukan kontak langsung dan akan dilakukan rapid test secepatnya. “Ada 20 orang yang kontak, nanti kami akan lakukan rapid test. Kami juga meminta agar warga bisa melakukan isolasi mandiri,” paparnya.

Dengan penambahan ini, Aziz mengatakan, total sudah ada tiga warga Kota Cilegon yang dinyatakan positif korona. Aziz meminta kepada warga untuk tidak panik atas kondisi tersebut, dan warga yang merasa kontak langsung dengan pasien untuk melapor sehingga bisa dilakukan rapid test. “Kami minta semuanya tidak panik karena sudah ditangani, termasuk juga yang kontak langsung di-tracing untuk mendapatkan tes nanti,” imbuhnya. (uri)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook