Edi Minta Pasien Korona Tidak Dikucilkan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 12 Mei 2020 - 20:00:05 WIB   |  dibaca: 88 kali
Edi Minta Pasien Korona Tidak Dikucilkan

KOMINFO Untuk BANTEN RAYA - TINJAU LOKASI : Walikota Cilegon, Edi Ariadi meninjau tempat isolasi yang disiapkan Pemkot Cilegon di BLK Disnaker Kota Cilegon, Senin (11/5).

CILEGON, BANTEN RAYA – Walikota Cilegon Edi Ariadi meninta warga untuk tidak melakukan pengusiran dan diskriminasi terhadap orang yang terindikasi terpapar virus korona, seperti Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantaun (ODP), atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hal itu disampaikan Edi saat meninjau lokasi tempat isolasi mandiri yang disiapkan Pemkot Cilegon di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Senin (11/5).

Edi menjelaskan, saat ini semua daerah sudah mengalami krisis kesehatan, sehingga tidak boleh ada juga krisis sosial dengan diskrimanasi kepada warga yang terindikasi OTG, ODP dan PDP. Sebaliknya, menurut Edi, warga harus memberikan perhatian dan dukungan kepada orang yang terdampak tersebut, sehingga ada semangat dan kekuatan untuk menjadi sehat. “Tidak boleh ada gesekan sosial soal korona ini. Kami meminta warga untuk tidak melakukan pengusiran dan diskriminasi (Dikucilkan_red),” paparnya.

Adanya pengusiran, lanjut Edi, justru semakin salah. Sebab, akan tambah menularkan kepada lainnya karena tidak isolasi. Seharusnya, warga yang tengah melakukan isolasi menjadi perhatian lebih lingkungan sekitar, terutama soal kebutuhan yang dibutuhkannya selama menjalani isolasi mandiri. “Seharusnya ini dibalik, harus diperhatikan kebutuhannya oleh warga. Namun tetap dengan penerapan protokol korona, sehingga semua aman,” imbuhnya.(uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook