Relawan TIK Banten Gelar Ngaos

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 15 Mei 2020 - 13:54:07 WIB   |  dibaca: 338 kali
Relawan TIK Banten Gelar Ngaos

BELAJAR DARING: Salah seorang peserta didik dari SMA Negeri 1 Maja, Lebak, menunjukkan proses kegiatan belajar mengajar daring, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA-Relawan Teknologi dan Informasi (TIK) Provinsi Banten akan menggelar Ngobrol Asik Online (Ngaos), Sabtu (16/5) mendatang. Kegiatan tersebut akan menghadirkan Rudi Prihadi, Plt Kepala UPTD TIK Provinsi Banten dan Indriyatno Banyumurti, Koordinator Program Information and Communication Technologies (ICT) Watch Indonesia.

Menurut Sahdi Sutisna Ketua  Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Banten, latar belakang dari kegiatan Ngaos ini adalah rasa kepedulian Relawan TIK Banten untuk menghilangkan ras aketakutan dan menciptakan suasana yang lebih baik disaat pandemi Covid-19.

Ia mengaku kegiatan ini akan dilaksanakan pertama kali hari Sabtu (16/5) mendatang dan akan menjadi agenda rutim sampai masa pandemi Covid-19 berakhir. Tentunya tema yang akan dibahas akan berbeda tiap kali pertemuan."Untuk Sabtu ini kami akan membahas digital parenting yang menghadirkan Pak Rudi dan Indriyatno Banyumurti. Dalam pembahasan ini, bagaimana peserta didik dan orangtua bisa memanfaatkan internet sehat," kata Sahdi kepada Banten Raya, Kamis (14/5).

Ia menjelaskan, saat ini banyak orangtua dan peserta didik yang berkeluh kesah terhadap kondisi saat ini. Banyak yang ingin kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah, dan persoalan lainnya yang dihadapi dimasa pandemi Covid-19.

Tentunya kondisi tersebut, lanjut Sahdi, harus dijawab oleh negara melalui kegiatan Ngaos yang nantinya diharapkan bisa memberikan pencerahan kepada orangtua dan peserta didik. Dalam kesempatan itul, Sahdi juga berharap Ngaos ini tidak bisa menjawab seluruh persoalan yang ada di Banten."Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama Relawan TIK dengan Dinas KOminfo dan Dindikbud Banten, sebagai sarana dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan Covid-19 dari segala aspek," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan Ngaos dilakukans secara live dengan menggunakan akun remsi Pemerintah Provinsi Banten. Tema yang akan diusung setiap kali kegiatan berbeda-beda dengan menghadirkan pembicara yang kompeten dibidangnya. Pembahasan bisa mengenai pangan, ramadan dan tema lainnya yang tentunya update.

Masih kata Sahdi, Pemerintah Provinsi Banten harus mampu menjawab kegelisahan peserta didik yang ingin melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah, karena kegiatan belajar mengajar daring sudah dirasa membosankan.

"Pak Rudi dihadirkan sebagai pembicara untuk menjawab persoalan tersebut dari sudut pandang regulasi dan kebijakan pemerintah, sedangkan Pak Indriyatno memberikan pemahaman mengenai internet sehat. Pendaftaran gratis dan pesertanya untuk umum," imbuhnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook