186 Ribu Lulusan SMP Ikut PPDB

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 19 Mei 2020 - 14:00:46 WIB   |  dibaca: 264 kali
186 Ribu Lulusan SMP Ikut PPDB

BERI SAMBUTAN: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten M. Yusuf saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 secara daring, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Sebanyak 186 ibuan lulusan SMP akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK dan SKh Negeri di Banten. Hal tersebut disampaikan M. Yusuf Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten saat menghadiri rapat koordinasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) daring.

Menurutnya, jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan jumlah lulusan tahun kemarin yang hanya mencapai 138 ribu lulusan. Artinya, sekolah negeri dan swasta pada jenjang pendidikan SMA, SMK dan SKh harus mampu menampung lulusan tersebut.

Karena berdasarkan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dalam hal ini Dindikbud Banten harus mampu memberikan akses pendidikan dan kualitas pendidikan yang terbaik bagi masyarakat Banten.

Yusuf mengaku, tentunya amanat RPJMD tersebut akan menjadi perhatian serius. Salah satunya adalah dengan melakukan pembangunan infrastruktur bidang pendidikan, dan Pemprov Banten sendiri sudah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar 20 persen untuk pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Yusuf juga menjelaskan, bahwa dalam aturan yang berlaku penggunaan alokasi bantuan operasional sekolah (BOS) 50 persen untuk operasional, sedangkan penggunaan alokasi anggaran BOS daerah 50 persen untuk gaji bagi guru honorer.

"Kendati demikian, ada klausul yang juga mengatur bahwa anggaran BOS bisa digunakan 100 persen untuk operasional, dan untuk gaji guru honorer bisa menggunakan BOS daerah 100 persen. Hal yang terpenting dalam penggunaan BOS dan BOS daerah adalah transparan dan akuntabilitas yang harus dijaga oleh sekolah," kata Yusuf, kemarin.

Masih dijelaskan Yusuf, guru di Banten yang sudah berstatus PNS sebanyak belasan ribu dan yang non PNS sebanyak 8 ribuan. Sedangkan peserta didik yang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta mendapatkan BOS daerah sebesar Rp500 ribu pertahun peranak.

Dengan demikian, kualitas pendidikan harus lebih baik, agar Provinsi Banten mampu menciptakan lulusan yang berkaulitas. Karena tujuan pendidikan adalah menyiapkan anak-anak untuk masuk ke perguruan tinggi dan ketahanan hidup.

Ia menilai lulusan SMK tidak tertampung di dunia indutsri dikarenakan jumlah lulusan SMK lebih banyak dibanding jumlah kebutuhan dunia industri, sehingga input dan output tidak seimbang."Karena sekolah menciptakan lulusan yang siap bekerja, bukan menciptakan lapangan pekerjaan. Padahal persaingan kedepan akan lebih luar biasa, sehingga lulusan SMA dan SMK di Banten harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," imbuhnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook