Anjuran di Rumah Saja Diabaikan, Kasus Covid Melonjak

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 22 Mei 2020 - 14:29:29 WIB   |  dibaca: 346 kali
Anjuran di Rumah Saja Diabaikan, Kasus Covid Melonjak

SERANG, BANTEN RAYA - Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Provinsi mencatat terjadi lonjakan kasus baru Covid-19 di Banten dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut terjadi karena banyaknya warga yang mengabaikan anjuran untuk di rumah saja. Akibatnya, penularasan virus menjadi lebih cepat. 

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti membenarkan, adanya lonjakan kasus baru Covid-19 di Banten beberapa hari terakhir. Adapun yang menjadi penyebabnya dikarenakan banyaknya warga yang melakukan kegiatan di luar rumah. "Banyak (kasus baru) karena kegiatan keluar rumah," ujarnya, Jumat (22/5).

Ia memastikan, kasus baru tersebut benar-benar sudah terkonfirmasi atau bisa dipastikan sudah terinfeksi Covid-19. Sebab, mereka yang dinyatakan positif sudah melalui hasil tes swab. "Kalau sudah dinyatakan positif, berarti tes swabnya sudah dilalui dan sudah keluar hasilnya positif," katanya. 

Disinggung soal mekanisme pemberitahuan hasil tes Covid-19, Ati menjelaskan hal itu dilakukan secara berjenjang. Setelah spesimen diperiksa maka dari pemerintah pusatakan berikirim informasi ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten. Dari Dinkes Banten diinformasikan ke Dinkes kabupaten/kota lalu diteruskan kembali ke rumah sakit. "Dari rumah sakit diinformasikan kepada pasien dan keluarga," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun dari infocorona.bantenprov.go.id, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Banten per 21 Mei ada sebanyak 686 kasus. Itu terdiri atas 393 masih dirawat, 229 sembuh dan 64 dinyatakan meninggal dunia. 

Jumlah kasus itu naik sebanyak 16 dibanding pada 20 Mei dengan 670 kasus. Itu terrdiri atas 382 masih dirawat, 225 sembuh dan 63 meninggal duni. Sementara perbandingan asus pada 20 Mei dengan 19 Mei terjadi lonjakan kasus baru cukup tinggi yaitu sebanyak 42 kasus dari 628.

Terdapat tiga daerah yang menjadi penyumbang lonjakan 42 kasus dari 19 ke 20 Mei. Pertama Kota Tangerang Selatan dengan 34 kasus dan dirawat di rumah sakit setempat dan DKI Jakarta. Kabupaten Tangerang 3 kasus dan dirawat di rumah sakit di wilayah Banten dan 5 kasus dari warga Kota Tangerang dan kini dirawat di sejumlah rumah sakit di Banten. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook