Satpol PP Tegur Pengelola Pantai

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 27 Mei 2020 - 15:25:41 WIB   |  dibaca: 71 kali
Satpol PP Tegur Pengelola Pantai

MONITORING PANTAI : Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Ajat Sudrajat (kiri) memantau kunjungan wisatawan yang datang ke Anyer, Selasa (26/5).

SERANG, BANTEN RAYA - Wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Anyer-Cinangka terus berdatangan sejak H+1 Idul Fitri untuk mengisi waktu libur mereka dengan bermain di pantai-pantai terbuka. Untuk mengantisipasi adanya lonjakan pengunjung pada libur akhir pekan, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama pihak kepolisian akan menutup akses masuk ke pantai-pantai terbuka.

Informasi yang berhasil dihimpun dari laporan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, pada pada H+1 lebaran, wisatawan yang datang ke Pantai Bandulu sebanyak 100 orang, Pantai Sambolo 1 sekitar 150 orang, Pantai Sambolo 2 sekitar 100 orang, dan ke Pantai Mercusuar sekitar 90 orang. Kemudian di hotel Jayakarta dua vila terisi penuh.

Selanjutnya, kemarin pengunjung Pantai Bandulu sekitar 200 orang, Pantai Sambolo 1 sekitar 150 orang, Pantai Sambolo 2 sekitar 100 orang, Pantai Panjang sekitar 60 orang, Pantai Tanjung Tum sekitar 100 orang, Pantai Anyer 1 dan 2 dikunjungi lima mobil. "Iya ramai pengunjungnya," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Kemitraan Jasa Usaha Pariwisata Disporapar Kabupaten Serang Bagja Saputra, Selasa (26/5).

Ia menjelaskan, meskipun pantai terbuka ramai dikunjungi wisatawan, namun sesuai surat edaran (SE) Bupati Serang Rt Tatu Chasanah, usaha jasa wisata harus tutup sampai dengan waktu yang belum ditentukan selama pandemi Covid-19. "SE bupati sampai saat ini masih berlaku. Jadi kita masih berpegang pada SE itu. Memang dari sisi positifnya Anyer-Cinangka masih menjadi primadona bagi para wisatawan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mengaku, pihaknya telah melakukan monitoring ke wilayah Anyer-Cinangka untuk mengetahui kunjungan wisatawan yang datang ke wilayah tersebut. "Ada sekitar empat pantai terbuka yang tetap beroperasi di masa pandemi Covid-19 ini. Kita sudah memberikan sosialisasi dan teguran kepada para pengelolanya," kata Ajat.

Ajat mengaku akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak kepolisian untuk mengambi langkah-langkah pencegahan agar wisatawan untuk sementara tidak berkunjung ke Anyer-Cinangka. "Saya lihat mayoritas bukan orang luar Serang tapi masyarakat lokal. Sehingga kalau kita kenceng-kecengan di lokasi juga enggak bagus," tuturnya.

Untuk mengantisipasi adanya lonjakan pada libur akhir pekan, mantan Camat Petir itu berencana membuat sekat di akses-akses masuk pantai terbuka sehingga dengan sendirinya wisatawan tidak bisa masuk pantai. "Bisa saja kita tutup pantai yang beroperasi menggunakan edaran bupati karena kita sudah memberikan teguran juga kepada pengelolanya. Besok (hari ini-red) rapat persiapan pembuatan sekatnya," ungkapnya. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook