Enam Perusahaan Belum Bayarkan THR

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 28 Mei 2020 - 15:23:01 WIB   |  dibaca: 49 kali
Enam Perusahaan Belum Bayarkan THR

SERANG, BANTEN RAYA - Sebanyak enam perusahaan di Kabupaten Serang sampai saat ini belum membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawannya. Enam perusahaan tersebut yaitu PT Indo Block dan PT Grasindo Prima Sukses di Kawasan Industri Pancatama, PT Prima Indah Lestari di Kecamatan Jawilan, PT Gajah Tunggal di Kecamatan Puloampel.

Kemudian, PT Yasunaga di Kecamatan Cikande, dan Marbella Hotel, Convention & Spa Anyer. "Untuk karyawan yang dirumahkan dan diPHK (pemutusan hubungan kerja) belum ada laporan lagi," ujar Kabid Hubungan Industri dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Iwan Setiawan, Rabu (27/5).

Namun terkait dengan pemberian THR, Iwan mengungkapkan, sampai saat ini ada yang belum selesai negosiasinya. "Kalau THR ada yang belum selesai negosiasinya. Kita panggil perusahaannya enggak datang karena sudah pada libur. Dari 15 perusahaan yang sudah selesai sembilan, tinggal nunggu enam lagi yang masih berproses. Nanti akan kita panggil lagi," katanya.

Ia menjelaskan, perusahaan yang tidak bisa membayar THR 100 persen diperselisihkan oleh karyawannya sehingga terjadi negosiasi antara pihak perusahan dengan para karyawannya. "Setelah dinego tidak ada penyelesaian kita panggil ke kantor tapi ternyata perusahaannya sudah pada libur. Kalau yang sudah selesai tinggal komitmennya," tuturnya.

Iwan mengungkapkan, perusahaan-perusahaan yang sudah selesai proses negosiasinya melakukan pembayaran secara bertahap dan tidak sekaligus disesuaikan dengan kondisi perusahaan tersebut. "Ada yang baru dibayarkan 65 persen, mungkin sisanya nanti, jadi pembayarannya bertahap. Secara keseluruhan untuk THR tidak ada masalah. Kalau hotel hanya Marbella yang melapor," paparnya.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelesaian Hubungan Industrial Disnakertrans Kabupaten Serang Tb Ana Supriatna mengatakan, enam perusahaan yang masih berproses tersebut dikarenakan laporan yang masuk waktunya mepet menjelang Idul Fitri. "Yang belum ada kesepakatan itu karena laporannya mepet menjelang hari raya. Kemudian sekarang perusahaan rata-rata masih libur," kata Ana.

Ana memastikan, semua perkara terkait pembayaran THR yang masuk ke Disnakertrans Kabupaten Serang dapat diselesaikan dengan baik. "Banyak yang sepakat juga hasil penanganan kita, itu rata-rata yang mengadukannya dua minggu sebelum lebaran. Jadi ada waktu bagi kita untuk melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait," ujarnya. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook