PHRI Sesalkan Kunjungan Wisatawan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 28 Mei 2020 - 15:25:25 WIB   |  dibaca: 48 kali
PHRI Sesalkan Kunjungan Wisatawan

TIDAK PEDULI: Para wisatawan berkunjung ke Pantai Pasir Putih, Sirih, Kecamatan Cinangka untuk mengisi waktu libur usai hari raya idul fitri, Rabu (27/5).

SERANG, BANTEN RAYA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang menyesalkan ramainya kunjungan wisatawan ke pantai-pantai terbuka di wilayah Anyer-Cinangka. Pasalnya,  pengusaha pantai terbuka dinilai tidak mengindahkan anjuran Pemkab Serang agar tidak beroperasi selama pandemi Covid-19.

Ketua Bidang Promosi PHRI Kabupaten Serang Norman mengatakan, pihaknya sudah mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak beroperasi di masa pandemi Covid-19. Namun pihaknya kecewa ketika kunjungan ke pantai terbuka masih terjadi. “Kita selama dua bulan terakhir tidak buka, sekarang wisatawan malah banyak yang ke pantai,” kata Norman, Rabu (27/5).

Ia meminta Pemkab Serang memberikan tindakan tegas terhadap pengelolanya. “Sangat disesalkan, kami yang benar-benar mengikuti pemerintah merasa kecewa banget. Beberapa pantai bahkan tidak menerapkan sosial distancing, tidak pakai masker,” ujarnya.

Norman mengungkapkan, selama ini hotel-hotel di Anyer-Cinangka menunggu kondisi normal kembali untuk bisa beroperasi, namun objek wisata pantai terbuka di Anyer-Cinangka tetap buka. “Sebelumnya memang sudah ada arahan, seharusnya tutup seperti di Carita tutup saja, penginapan semuanya ditutup,” ucapnya.

Ia berharap, Pemkab Serang bisa melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah Anyer-Cinangka karena di Kecamatan Anyer telah ada warga yang positif Covid-19. "Kalau bisa akses masuk ke kawasan wisata Anyer-Cinangka ini bisa diperketat terutama wisatawan dari luar daerah. Kalau wisatawan dibiarkan masuk khawatir persoalan Covid-19 ini tidak selesai-selesai," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat menyampaikan akan menutup akses masuk pantai terbuka untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan pada libur akhir pekan ini. "Kita akan koordinasi dengan dishub (dinas perhubungan) dan pihak kepolisian untuk membuat sekat masuk ke pantai, sehingga dengan sendirinya wisatawan tidak bisa masuk," ujar Ajat. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook