Marbella Anyer Diskon Hingga 70 Persen

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Kamis, 28 Mei 2020 - 20:55:47 WIB   |  dibaca: 133 kali
Marbella Anyer Diskon Hingga 70 Persen

ismatullah/Banten Raya - ADA PENINGKATAN : Pengunjung Marbella Hotel, Convention and Spa, Anyer menikmati suasana di area hotel yang berbatasan dengan laut, Selasa (27/5).

SERANG, BANTEN RAYA – Penyeberan pandemi virus korona (Covid-19) ikut memukul industustri perhotelan di Provinsi Banten. Menyikapi hal tersebut, Marbella Hotel, Convention and Spa, Anyer menawarkan diskon kamar hingga 70 persen guna mendongkrak tingkat hunian kamar yang turun drastis.

Room Division Manager Marbella Hotel, Convention and Spa, Anyer, I Gede Paksi Wirabuana mengungkapkan, upaya tersebut dilakukan agar bisnis hotelnya tetap berjalan di tengah pandemi.

“Kalau strategi hotel sendiri operasional tetap kita buka seperti biasa, karena tamu tetap ada walaupun tidak banyak. Selain itu, strategi lainnya, harga yang biasa kita jual diskonnya 50 persen ketika lebaran, ini bisa lebih dalem (besar) lagi hinga 70 persen untuk saat ini,” ujar , I Gede Paksi Wirabuana kepada Banten Raya, Selasa (26/5).

Paksi berharap, melalui upaya tersebut hotel bisa membayar gaji karyawan dan biaya operasional seperti bayar listrik, pajak, hotel lainnya. “Contohnya, untuk kamar tipe studio saat Idul Fitri dari harga Rp1,1 juta sekarang kita mulai (jual) dari Rp450 ribu/kamar. Jadi sangat lumayan diskonnya,” katanya.

Masih kata Paksi, walaupun hotelnya tetap buka dan beroperasional di tengah pandemi, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid1-9. “Untuk protokol kesehatan sendiri sesuai yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, setiap karyawan wajib menggunakan masker, restoran pun kita batasi kapasitasnya, yang harusnya satu meja untuk empat orang maksimal dua orang, apalagi tempat restoran kita luas juga, termasuk pemeriksaan suhu badan juga,” katanya.

Paksi mengaku, sejak adanya pandemi tingkat hunian kamar hotelnya terus mengalami penurunan. Akibatnya, sejumlah karyawan hotelnya harus dirumahkan. "Untuk tingkat hunian kamar (occupancy) Marbella Anyer sendiri dari hari lebaran hingga H+2 (kemarin), occupancy kita yang biasanya 70 persen atau terisi sekitar 150 kamar, sekarang tinggal diangka 20 persen atau 20-30 kamar saja yang terisi. Ini koreksinya cukup dalem. Artinya tingkat hunian kamar hilang 80 persen,” katanya.

Penurunan ini terjadi akibat adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah di Tangerang Rata, DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). “Apalagi dengan adanya imbuan pemerintah agar tetap di rumah. Anyer ini kan pasarnya itu Jabodetabek. Tentu dengan diberlakukannya PSBB di Jakarta, dan Tangerang Raya akhirnya tamu kesini jadi susuah. Adapun kalaupun mau kesini mereka dicegat. Walaupun mereka sempet sampai kesini, tapi jumlahnya sangat sedikit,” pungkasnya. (ismet) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook