Soal New Normal, Dindikbud Tunggu Kebijakan Makro

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 29 Mei 2020 - 15:42:40 WIB   |  dibaca: 218 kali
Soal New Normal, Dindikbud Tunggu Kebijakan Makro

MONITORING: Rudi Prihadi, Wakil Ketua I Panitia PPDB Banten (tengah) foto bersama dengan petugas kebersihan SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten akan menunggu pedoman kebijakan makro pendidikan, yang mengharuskan penerapan new normal Covid-19 untuk bidang pendidikan secara resmi.

Menurut Kepala Dindikbud Banten M. Yusuf, dunia pendidikan memiliki tata cara pembelajaran yang harus disesuaikan antara kondisi di lapangan dan kebijakan makro. Oleh karena itu kebijakan new normal di lingkungan sekolah tentunya menunggu pedoman kebijakan makro pendidikan."Tentunya hal tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan sarana serta prasarana yang berada di sekolah yang tersebar di delapan kabupaten/kota," kata Yusuf kepada Banten Raya, Kamis (28/5).

Terkait dengan pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online, Yusuf menyampaikan, bahwa data yang diupload oleh calon peserta didik baru masuk ke dalam google drive, sehingga tidak bisa diubah oleh siapapun termasuk oleh operator sekolah. Oleh karena itu, calon wali murid diharapkan untuk berhati-hati dalam mengupload data anaknya dan melakukan pendaftaran secara online.

Yusuf beralasan, jika operator sekolah bisa mengubah dan mengakses, dikhawatirkan adanya oknum sekolah yang melakukan perubahan data dengan tujuan yang tidak jelas. Kendati demikian, meskipun adanya kekeliruan, data yang sudah masuk nanti akan diberi waktu verifikasi dan validasi data calon siswa oleh sekolah.

Dalam kesempatan itu Yusuf membantah adanya kabar bahwa pemegang "kunci" aplikasi penerimaan peserta didik baru seorang tenaga kerja sukarela di lingkungan sekolah. Yusuf mengatakan, bahwa panjangnya batas waktu PPDB bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif, agar tidak tergesa-gesa dalam pendaftaran dimasa Covid-19.

"Jangan mempersulit calon peserta didik baru. Sebelum pengumuman kelulusan SMP sudah mulai pendaftaran, karena kami memberikan peluang bagi lulusan tahun 2019, 2018 dan SKh agar memiliki waktu yang panjang dalam melakukan pendaftaran. Untuk kelengkapan data dapat menyusul via email sekolah," imbuhnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook