Pengelola Wisata Ditegur Keras

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 29 Mei 2020 - 16:13:20 WIB   |  dibaca: 290 kali
Pengelola Wisata Ditegur Keras

DIINGAT KAN : Petugas Satpol PP Pandeglang memberikan imbauan kepada pengelola obyek wisata di Kecamatan Mandalawangi agar tidak beroperasi selama pandemi Covid-19, kemarin.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Sejumlah pengelola obyek wisata diberikan peringatan oleh Pemkab Pandeglang untuk tidak beroperasi sampai dengan waktu yang belum ditentukan selama pandemi Covid-19. Sekretaris Daerah Pandeglang Pery Hasanudin mengatakan, pihaknya melalui Satpol PP sudah melayangkan surat imbauan bagi pengelola destinasi wisata agar menutup usahanya."Ada empat kecamatan yang sudah diperingatkan seperti Pemandian Citaman Kecamatan Pulosari, Pantai Karangsari Kecamatan Carita, Pemandian Cikoromoy Kecamatan Cimanuk, dan wisata air DM Tirta Persada Kecamatan Mandalawangi," tegas Pery, Kamis (28/5).

Tidak hanya pengelola wisata, Pery mengajak masyarakat untuk tidak mengisi liburan lebaran di tengah mewabahnya virus korona. "Sikapi hal ini harus seluruhnya komponen masyarakat dan pelaku wisata untuk mentaati protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, karena kalau masyarakat semua kumpul di obyek wisata dapat mengundang Covid-19. Kebijakan pemerintah ini untuk kepentingan publik. Jadi mohon dimaklumi oleh masyarakat. Apalagi pemerintah juga sudah memberikan imbauan melalui spanduk bahwa obyek wisata ditutup sementara," terangnya.

Pery mengingatkan para pelaku wisata untuk mematuhi aturan pemerintah. Untuk mencegah agar tidak ada obyek wisata yang beroperasi, Pemkab melalui Satpol PP sudah berkoordinasi dengan TNI dan kepolisian untuk bersama-sama melakukan penertiban."Kita sudah komitmen dengan unsur kepolisian dan TNI, karena kalau ada destinasi yang membandel ada ketentuannya diberikan sanksi, dan jangan sampai membahayakan," ujarnya.

Menurutnya, saat ini data penyebaran virus korona mengalami peningkatan. Salah satunya di Kabupaten Pandeglang untuk ODP mencapai 932 orang, PDP 28 orang, dan 3 orang positif virus korona. "Saya mau tanya perkembangan Covid-19 ini mau berlangsung lama panjang atau tidak? Karena perkembangan Covid-19 di tingkat daerah maupun nasional meningkat dan bertambah. Jadi harus ada perubahan perilaku, dan semua komponen mari bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 termasuk media," pesannya.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Pandeglang Juhanas Waluyo mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat imbauan agar pengelola wisata mematuhi peraturan pemerintah untuk tutup sementara. Jika masih ada destinasi wisata yang beroperasi, pihaknya akan memberikan teguran."Ya setelah diimbau masih membandel akan diberikan surat teguran. Bila masih membandel bisa ditutup," tegasnya.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan monitoring terhadap sejumlah objek wisata. Ia ingin memastikan destinasi wisata di Pandeglang tidak beroperasi selama pandemi Covid-19 sebelum dinyatakan aman oleh pemerintah. "Kami imbau seluruh obyek wisata tidak membuka dulu usahanya sementara di tengah wabah Covid-19. Untuk pengawasan kita dibantu gugus tugas di tingkat kecamatan, dan pengawasan internal tetap ada di Dinas Pariwisata," imbuhnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook