8.771 Kendaraan Diminta Putar Balik

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 29 Mei 2020 - 16:40:42 WIB   |  dibaca: 276 kali
8.771 Kendaraan Diminta Putar Balik

SERANG, BANTEN RAYA - Polisi melakukan razia surat ijin keluar masuk (SIKM) Jakarta di sejumlah perbatasan, dan ruas tol di Provinsi Banten, salah satunya di gerbang tol Cikupa, Tangerang. Warga yang hendak masuk atau keluar dari Jakarta wajib menunjukan SIKM yang dilengkapi dengan barcode yang akan diperiksa petugas. Jika tidak bisa menunjukannya, warga akan diminta untuk kembali.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, pemeriksaan sudah dimulai sejak kemarin dan dipantau langsung Wadirlantas Polda Banten AKBP Maesa dan Kasatlantas Polresta Tangerang. "Persiapannya sudah dilakukan," ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo mengatakan pihaknya telah meminta 8.771 kendaraan putar balik selama Operasi Ketupat Kalimaya 2020. Terdapat delapan check point yang menjadi titik pengecekan kendaraan. "Selama kegiatan Operasi Ketupat Kalimaya 2020, sampai dengan hari ke-34, kita telah melakukan kegiatan penyekatan dan putar balik baik terhadap kendaraan yang akan berangkat maupun balik sebanyak 8.771 kendaraan," katanya.

Wibowo menjelaskan, dari hasil monev Operasi Ketupat Kalimaya 2020 angka kecelakaan lalu lintas tercatat mencapai tiga kasus, dengan korban meningal dunia 2 orang, luka berat 1 orang dan luka ringan 3 orang. "Sejauh ini angka kecelakaan lalu lintas turun," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pos Chcek Poin Cikande Iptu Mirza mengatakan, pihaknya telah memutarbalikan empat keradaraan roda empat dan tujuh kendaraan roda dua, serta 23 teguran kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker."Di sini sifatnya pos pembantu, kita hanya melakukan penindakan di saat saat tertentu saja. Beda halnya di wilayah perbatasan Banten-Jakarta," katanya.

Mirza menambahkan seluruh masyarakat yang menuju wilayah Tangerang, Jakarta, Kabupaten Lebak, Kota Serang dan sebaliknya, diperiksa suhu tubuhnya. Baik pengendara sepeda motor, mobil, angkutan umum hingga angkutan barang wajib memakai masker.  "Khusus mobil, kapasitas penumpangnya dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas. Sedangkan mobil barang, hanya diperbolehkan di isi dua orang saja," tambahnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook