41 Anak di Banten Positif Korona

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 30 Mei 2020 - 10:14:07 WIB   |  dibaca: 686 kali
41 Anak di Banten Positif Korona

Ilustrasi foto

SERANG, BANTEN RAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten mencatat terdapat 41 anak di Banten yang terkonfirmasi terinfeksi virus korona. Mereka tersebar di wilayah Tangerang Raya meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. 

Berdasarkan data yang dirilis gugus tugas pada Jumat (29/5) malam, adapun rincian jumlah kasus usia anak positif korona yang pertama di Kota Tangerang berjumlah 24 kasus, Kota Tangerang Selatan 6 kasus dan Kabupaten Tangerang 11 kasus. 

Sementara untuk usia dewasa terdapat 628 kasus yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Kota Tangerang menjadi penyumbang tertinggi dengan 266 kasus. Lalu yang masuk kategori usia lansia ada 118 kasus yang tersebar di lima kabupaten/kota minus Kabupetan Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang. 

Angka kasus tertinggi untuk kasus positif usia lansia lagi-lagi terdapat di Kota Tangerang dengan 61 orang. Sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banten hingga kemarin malam ada 787 kasus. 

Juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, selain domisili pihaknya mengelompokkan kasus positif berdasarkan usia. "Usia anak 0 sampai18 tahun, dewasa 19 sampai 59 tahun dan lansia 60 tahun ke atas," ujarnya, Sabtu (30/5).

Ia menegaskan, untuk penanganan kasus positif pihaknya selalu menggunakan protokol kesehatan. Untuk menekan penyebaran pihaknya juga melakukan tracing atau pelacakan terhadap mereka yang sempat melakukan kontak dengan pasien. 

"Kami juga secara masif melakukan rapid test untuk memetakan penyebaran Covid-19," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pihaknya masih memertimbangkan untuk Banten menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal. Untuk penerapannya sendiri pemprov akan melihat perkembangan jumlah kasus virus korona atau Covid-19 yang kini masih cenderung naik. 

“Keadaan yang belum ada sebelum wabah Covid-19 dalam kehidupan masyarakat.
PSBB (pembatasan sosial berskala besar) sudah membentuk tatanan baru sebelum normal,” tuturnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook