Pusat Tetapkan Kota Serang Zona Merah, Tapi Pemprov Tetapkan Oranye

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 02 Juni 2020 - 10:40:02 WIB   |  dibaca: 127 kali
Pusat Tetapkan Kota Serang Zona Merah, Tapi Pemprov Tetapkan Oranye

Jubir Penanggulangan Percepatan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas

SERANG, BANTEN RAYA - Ada perbedaan penetapan zonasi Kota Serang yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Kemenkes menetapkan Kota Serang sebagai zona merah. Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Banten menetapkan Kota Serang srbagai zona orange menuju zona merah.

Jubir Penanggulangan Percepatan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan berdasarkan data Kemenkes RI yang didapatkannya penetapan Kota Serang sebagai zona merah dilakukan karena ada transmisi lokal.

Selain itu juga ada peningkatan jumlah kasus secara signifikan dan penyebarannya massif. Karena itu Kota Serang disamakan sebagai zona merah seperti daerah Tangerang Raya.

"Waktu itu ada penambahan 2 atau tiga kasus baru di Kota Serang," kata Hari, Selasa (2/6).

Karena itu ia mempertanyakan dasar penetapan zonasi orange untuk Kota Serang oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Meski demikian, ia menduga ada perbedaan data antara apa yang dia sampaikan berdasarkan data Kemenkes RI itu dengan apa yang disampaikan Pemerintah Provinsi Banten sehingga penetapan zonasi Kota Serang berbeda.

Hari melihat status Kota Serang menjadi merah disebabkan oleh adanya transmisi lokal baru sementara Pemerintah Provinsi Banten menetapkan zonas merah dengan melihat secara keseluruhan wilayahnya.

"Makanya ada perbedaan," katanya.

Sampai saat ini Pemerintah Kota Serang sendiri belum menetapkan zonasi Kota Serang setelah adanya transmisi lokal baru itu.

Sampai dengan 1 Juni 2020 lalu kasus positif Covid-19 di Kota Serang mencapai 11 orang, dengan rincian 3 dirawat, 7 sembuh, dan 1 meninggal dunia. (tohir)

Pusat Tetapkan Kota Serang Zona Merah, Tapi Pemprov Tetapkan Oranye

SERANG, BANTEN RAYA - Ada perbedaan penetapan zonasi Kota Serang yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Kemenkes menetapkan Kota Serang sebagai zona merah. Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Banten menetapkan Kota Serang srbagai zona orange menuju zona merah.

Jubir Penanggulangan Percepatan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan berdasarkan data Kemenkes RI yang didapatkannya penetapan Kota Serang sebagai zona merah dilakukan karena ada transmisi lokal.

Selain itu juga ada peningkatan jumlah kasus secara signifikan dan penyebarannya massif. Karena itu Kota Serang disamakan sebagai zona merah seperti daerah Tangerang Raya.

"Waktu itu ada penambahan 2 atau tiga kasus baru di Kota Serang," kata Hari, Selasa (2/6).

Karena itu ia mempertanyakan dasar penetapan zonasi orange untuk Kota Serang oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Meski demikian, ia menduga ada perbedaan data antara apa yang dia sampaikan berdasarkan data Kemenkes RI itu dengan apa yang disampaikan Pemerintah Provinsi Banten sehingga penetapan zonasi Kota Serang berbeda.

Hari melihat status Kota Serang menjadi merah disebabkan oleh adanya transmisi lokal baru sementara Pemerintah Provinsi Banten menetapkan zonas merah dengan melihat secara keseluruhan wilayahnya.

"Makanya ada perbedaan," katanya.

Sampai saat ini Pemerintah Kota Serang sendiri belum menetapkan zonasi Kota Serang setelah adanya transmisi lokal baru itu.

Sampai dengan 1 Juni 2020 lalu kasus positif Covid-19 di Kota Serang mencapai 11 orang, dengan rincian 3 dirawat, 7 sembuh, dan 1 meninggal dunia. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook