Ratusan Hektare Sawah di Malabar Terancam Tak Teraliri Air

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 02 Juni 2020 - 14:34:47 WIB   |  dibaca: 52 kali
Ratusan Hektare Sawah di Malabar Terancam Tak Teraliri Air

BUTUH PERBAIKAN: Kondisi tanggul pada saluran irigasi Kimijan, di Desa Malabar, Kecamatan Cibadak yang jebol, Senin (1/6).

LEBAK, BANTEN RAYA- Tanggul saluran irigasi Kimijan, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, belum lama ini jebol. Akibat kejadian tersebut, sekitar dua ratus hektare sawah di Malabar dan di Desa Pasar Keong terancam tidak dapat teraliri air. Padahal hampir semua petani di dua desa tersebut saat ini sedang menggarap sawah untuk melakukan percepatan musim tanam kedua tahun 2020.

Kepala Desa Malabar Jubed Pasmi mengatakan, saluran irigasi Kimijan merupakan saluran irigasi primadona bagi para petani. Namun setelah tanggulnya ambrol, para petani sedih lantaran ratusan hektare sawah yang berlokasi di Malabar dan Pasar Keong terancam tidak bisa teraliri air irigasi tersebut.“Karena saluran irigasi Kiminan merupakan saluran irigasi yang bisa menentukan nasib petani, maka kami harapkan agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikannya,” ujar Jubed, Senin (1/6).

Menurutnya, irigasi Kimijan dibangun dan dipelihara menggunakan APBD Lebak. Untuk itu, saat kondisinya mengalami kerusakan, maka pihaknya berharap agar perbaikannya bisa dilakukan secepatnya menggunakan APBD Lebak kembali. “Kami harap bidang sumber daya air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak segera meninjau dan memperbaiki tanggul di saluran irigasi desa kami,” harapnya.

Terpisah, Kepala Bidang SDA pada DPUPR Lebak Dade Yan Apriandi mengaku segera meninjau lokasi tanggul Kimijan. Apabila kondisinya darurat serta mengganggu pasokan air di ratusan hektare sawah, pihaknya segera memerintahkan stafnya untuk melakukan pebaikannya. “Kami akan meninjau ke Kimijan. Apabila memang mendesak, maka kami akan langsung memperbaikinya,” kata Dade. (hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook