Kepergok Pedagang, Pengedar Upal Ditangkap

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 02 Juni 2020 - 15:47:12 WIB   |  dibaca: 105 kali
Kepergok Pedagang, Pengedar Upal Ditangkap

PELAKU UPAL : Pelaku upal berhasil diamankan jajaran Polres Pandeglang, Senin (1/6).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Pelaku pengedar uang palsu (upal) berinisial J (40) warga Kabupaten Pandeglang berhasil ditangkap aparat kepolisian, Senin (1/6). J ditangkap setelah upal yang dibelanjakan diketahui pedagang Pasar Badak Pandeglang pada Sabtu (30/5) kemarin.

Pedagang yang kaget dengan kelakuan pelaku, langsung berteriak meminta bantuan pihak keamanan untuk mengamankan pelaku. Menerima informasi dari warga, jajaran Polres Pandeglang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan pelaku.

Kasatreskrim Polres Pandeglang Iptu Mochamad Nandar mengatakan, modus yang dilakukan pelaku dengan berbelanja di beberapa pedagang di Pasar Badak. Terbongkarnya modus pelaku diketahui salah satu pedagang. "Pelaku melangsungkan aksinya dengan membelanjakan uang palsu pecahan Rp50 ribu dengan maksud agar pelaku bisa mendapatkan uang asli kembalian yang dia belanjakan," tegas Nandar.

Dari pengakuan pelaku, kata Nandar, pelaku sudah berbelanja di dua toko. Lalu pada saat berbelanja di toko lain, korban sadar uang yang dibayarkan pelaku diduga uang palsu. Pelaku kemudian menjalani pemeriksaan di Mapolres Pandeglang. "Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa 5 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu, 1 lembar pecahan Rp100 ribu dan 1 lembar pecahan Rp20 ribu," terangnya.

Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan membenarkan telah mengamankan tersangka diduga pengedar upal. Untuk mencegah peredaran upal, Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat menerima uang. "Kami imbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Lakukan langkah-langkah antisipasi dengan kenali uang asli dengan cara dilihat, diraba dan diterawang," tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Kapolres, pelaku dijerat dengan Pasal 244 KUHP subsider 245 KUHP tentang uang palsu. "Ancaman hukuman untuk pelaku 15 tahun penjara," paparnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook