Pembayaran Santunan Jasa Raharja Turun 26,5 Persen

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 12:57:00 WIB   |  dibaca: 53 kali
Pembayaran Santunan Jasa Raharja Turun 26,5 Persen

TETAP BEROPERASI : Dua pegawai Jasa Raharja Cabang Banten tetap masuk bekerja guna memberikan layanan kepada masyarakat di tengah pandemi, Selasa (2/6).

SERANG, BANTEN RAYA – PT Jasa Raharja Cabang Banten mengaku sudah membayarkan santunan kecelakaan lalu lintas senilai Rp26,608 miliar sepanjanga Januari-Mei 2020. Angka ini turun sekitar 26,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp30,83 miliar.

Kabag Operasional Jasa Raharja Cabang Banten A.A Lanang Dawan Wisnu Wardana mengungkapkan, penurunan pembayaran santunan kecelakaan lalulintas ini seiring dengan menurunnya aktifitas masyarakat akibat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19.“Dari Januari-Mei 2020 kita sudah membayar santunan Rp26,6 miliar. Angaka ini terbagi dalam meninggal dunia, kecelakaan kerja, cacat tetap, biaya penguburan dan ambulan,” ujar A.A Lanang Dawan Wisnu Wardana, Selasa (2/6).

Dari jumlah santunan yang sudah dibayarkan perseroan, Lanang merinci, pembayaran santunan meninggal dunia menjadi yang terbesar diangka Rp18,45 miliar, kemudian santunan luka-luka senilai Rp7,73 miliar, diikuti dengan penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) Rp285,53 juta, kemudian santunan korban cacat tetap Rp125 juta, santunan biaya penguburan Rp12 juta, dan biaya ambulan Rp5,3 juta.“Korban yang kami santuni ini lebih dominan (kecelakaan) dari pengguna roda dua dengan kisaran sekitar 70 persen,” katanya.

Sedangkan dari segi usia lanjut Lanang, korban kecelakaan yang mendapat santunan dari Jasa Raharja masih didominasi dari kalangan usia produktif.“Jadi dari hasi evaluasi kami yang tertinggi itu dari pelajar, dengan kisaran 16 tahun sampai dengan 25 tahun. Angka terbilang dominan dengan persentase sekitar 40 persen. Diluar itu (korbannya) usia lanjut dan usia anak-anak,” katanya.

Sementara itu jika melihat jumlah santunan pada tahun kemarin, Lanang menambahkan, pembayaran santunan dari Januari-Mei 2019paling besar untuk pembayaran santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp22,146 miliar, santuan luka-luka Rp8,185 miliar, santunan korban catat tetap Rp211,25 juta, santunan biaya penguburan Rp36 juta, ambulans Rp2,87 juta, dan biaya P3K senilai Rp248,271 juta.“Jadi hingga Mei 2020 ini ada penurunan pembayaran santunan,” pungkasnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook