Belum Rampung Sudah Ramai Dikunjungi Warga

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 14:40:08 WIB   |  dibaca: 51 kali
Belum Rampung Sudah Ramai Dikunjungi Warga

PROSES PENGERJAAN : Sejumlah pegawai sedang menyelesaikan proses pengerjaan landmark Pandeglang yang berada di Kecamatan Cadasari, Pandeglang.

PANDEGLANG - Bagi anda yang pernah ke Hollywood Amerika Serikat atau Kota Batam Kepulauan Riau, papan nama raksasa yang menunjukkan nama wilayah akan menyambut kedatangan anda. Papan nama tersebut tentunya akan terlihat dari jarak yang sangat jauh. Dalam waktu dekat ini juga Kabupaten Pandeglang akan punya papan wilayah raksasa tersebut.

Sekarang, untuk sekadar melihat papan nama atau landmark sebuah daerah, anda tidak harus pergi ke Amerika atau Batam karena Pemkab Pandegelang tengah membangunya di Desa Kaduengang Kecamatan Cadasari. Peletakan batu pertama landmark yang menggunakan anggaran Rp 3,8 dari CSR bank BRI ini dilakukan oleh Bupati Pandeglang Oktober 2019 silam.

Landmark Pandeglang ini berada di atas ketinggian Gunung Karang yang memiliki ketinggian 1.778 meter di atas permukaan laut. Bangunan yang digadang-gadang jadi destinasi baru ini memang ukurannya sangat besar.

Ketinggian hurupnya mencaapai 18 meter dengan lebar huruf 13 meter. Besarnya huruf-hurup yang jika dirangkai menjadi kata PANDEGLANG ini konon bisa dilihat dari lampu merah Palima Kota Serang atau bahkan dari kawasan Bandara Soekarno Hatta Kota Tangerang.

Landmark ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan motor dan mobil dengan jarak kurang lebih 10 kilometer dari pusat Pemerintahan Kabupaten Pandeglang. Sayangnya, jalan menuju landmark ini sangat terjal karena masih berupa batu-batu besar yang menonjol dan runcing. Sedikitnya ada 10 tanjakan dengan kemiringan 40 derajat menuju kawasan ini sehingga jika hujan deras, jalan dari dan menuju kawasan ini pun dipastikan sulit dilalui karena licin dan tanpa penunjang keselamatan.

Namun demikian, terjalnya jalanan ini tidak menyurutnya warga untuk berswafoto di lokasi yang berdekatan dengan landmark. Apalagi tidak jauh dengan landkmark tersedia kawasan swafoto yang dilengkapi dengan warung-warung yang menyediakan aneka kuliner.

Pun demikian swafoto juga tidak bisa dilakukan setiap saat karena landmar ini akan tertutup kabut jika cuaca buruk dan menjelang sore hari.  “Jalannya memang masih rusak. Kami harap segera jalan segera dibangun agar pengunjung nyaman,” kata Anton warga Desa Kaduengang, Selasa (2/6).

Anton menambahkan, semenjak landmark dibangun banyak warga luar daerah naik Gunungkarang untuk berswafoto. “Sebenarnya kawasan landmark belum dibuka karena belum selesai dan sekarang masih ada wabah. Tapi pengunjung selalu ramai,” jelasnya. (MUHAEMIN)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook