Pjs Kades Senangsari Dijebloskan ke Penjara

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 14:46:23 WIB   |  dibaca: 102 kali
Pjs Kades Senangsari Dijebloskan ke Penjara

DIJEMPUT KEJARI PANDEGLANG: Pjs Kades Senangsari, Kecamatan Pagelaran, berinisial AR, dijemput dan diamankan jajaran Kejari Pandeglang untuk dibawa ke Rutan Kelas II B Pandeglang untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, Selasa (2/6).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Mantan pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Senangsari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang berinisial AR (36) dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Pandeglang, Selasa (2/6). Penahanan dilakukan karena tersangka melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana desa (DD) tahun anggaran 2017.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pandeglang Ario Wicaksono mengatakan penahanan terhadap tersangka dilakukan karena berdasarkan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tersangka telah merugikan keuangan negara melalui dana desa sebesar Rp 569 juta. Atas dasar itu, tersangka harus ditahan. "Tersangka kita tahan di Rutan selama 20 hari ke depan sampai berkasnya kita limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang," tegas Ario.

Dia menerangkan, berdasarkan hasil penyidikan modus dugaan korupsi yang dilakukan tersangka salah satunya untuk pembiayaan sejumlah proyek pembangunan. "Jadi ada beberapa kegiatan dana desa yang dilaksanakan seperti pengadaan barang dan jasa dan pembangunan fisik yang tidak sesuai," terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Aripo, tersangka dijerat Pasal 2 atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dan Jo Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 atas perubahan Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. "Untuk ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun sampai 20 tahun penjara," tegasnya.

Menurutnya, jajarannya terus mendalami kasus tersebut untuk memenuhi berkas tersangka. Pihaknya mengingatkan desa untuk mengelola dana desa maupun alokasi dana desa sesuai aturan. "Sedang kami dalami. Gunakan dana desa sesuai peraturan," imbuh dia.

Kepala Kejari Kabupaten Pandeglang, Nina Kartini mengingatkan, desa untuk mengelola dana desa sesuai aturan. "Kejari tidak akan pernah lelah untuk selalu mengingatkan kepada seluruh kades agar mengelola dana desa secara transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan," pesannya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook