BST untuk 6.600 KK Ditunda

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 14:47:28 WIB   |  dibaca: 90 kali
BST untuk 6.600 KK Ditunda

BENAHI DATA : Sekretaris Dinsos Kabupaten Serang Sri Rayahu Basuki (kanan) memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan para kepala desa di kantor Dinsos Kabupaten Serang, Selasa (2/6).

SERANG, BANTEN RAYA - PT Pos Indonesia menunda penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk 6.600 kepala keluarga (KK) yang terdampak virus korona atau Covid-19 di Kabupaten Serang dari 110.015 KK yang mendapat bantuan. Penundaan dilakukan karena data 6.600 KK tersebut bermasalah.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Sri Rahayu Basuki mengatakan, data masyarakat yang terdampak Covid-19 yang masuk dari desa kurang lebih 230.000. Dari data tersebut untuk bantuannya sebanyak 79 ribu dicover Kemensos, 56 ribu dicover Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dan sisanya akan dicover oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang.

"Untuk data yang ganda dan sebagainya dari tadi pagi (kemarin-red) saya konfirmasi ke PT Pos Indonesia bahwa masih ada 6.000 KK yang dipending pembagian BSTnya. Itu salah satunya ada yang ganda datanya, terus ada NIK (nomor induk kependudukan) yang tidak valid. Kita sekarang sudah bekerjasama dengan disdukcapil (dinas kependudukan dan catatan sipil)," kata Yayu, Selasa (2/6).

Untuk mengurai data yang tidak valid tersebut, pihak dinsos menempatkan pegawainya di disdukcapil untuk memvalidasi data yang ada. "Kita menyampaikan kalau bisa orangnya tidak diganti NIKnya minta dicari yang validnya. Kita juga sedang memadukan antara data yang ada di dinsos dengan disdukcapil yang untuk bantuan dari provinsi. Yang 6.600 itu namanya si A tapi NIK-nya si B," ujarnya.

Yayu mengaku pihak dinsos tidak melakukan verifikasi terhadap data yang masuk ke dinsos dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak desa dan kecamatan. "Makanya hari ini (kemarin-red) juga kita menunggu dari desa dan dari kecamatan untuk penghapusan yang kemarin yang tahap pertama tidak tepat sasaran yang dobel dan sebagainya. Jadi nanti pada tahap kedua penyaluran BST dari kementerian sudah tepat sasaran semua," tuturnya.

Adapun bantuan dari Pemprov Banten, Yayu mengungkapkan, akan disalurkan pekan ini. "Yang dari provinsi insya Allah besok (hari ini-red) dilaunchingnya. Untuk yang provinsi datanya semua non DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial)," katanya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook