Sidang Kasus Hibah Bansos Cilegon Ditunda

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 14:51:43 WIB   |  dibaca: 121 kali
Sidang Kasus Hibah Bansos Cilegon Ditunda

MENUNGGU: Ketua Kadin Cilegon Sahruji (dua dari kanan) selaku tergugat V dalam kasus hibah dan basos Pemkot Cilegon, bersama tergugat lainnya menunggu di ruang tunggu PN Serang untuk menanyakan informasi sidang gugatan bansos dan hibah Kota Cilegon, Selasa (2/6).

SERANG, BANTEN RAYA- Sempat dinyatakan gugur, perkara gugatan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon 2018, 2019, dan 2020 kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa (2/6). Namun sidang batal digelar lantaran tergugat tidak hadir dalam persidangan.

Panitera Muda Perdata PN Serang Antonius Suane membenarkan jika gugatan perdata nomor 47/pdt.G./2020/PN.srg digelar kemarin. Namun sidang yang seharusnya digelar di ruang sidang Sari, gagal dilaksanakan lantaran tergugat tidak hadir dalam persidangan. "Sidangnya ditunda sampai 30 Juni 2020 mendatang," katanya kepada Banten Raya.

Sementara itu, tergugat V Ketua Kadin Cilegon Sahruji mengaku terlambat datang ke pengadilan. Informasi dari petugas pengadilan, sidang gugatan dana hibah dan bansos sudah digelar dan sidang ditunda hingga akhir Juni mendatang. "Sidang sebelumnya digelar sore. Jadi hari ini saya datang lebih siang," katanya kepada Banten Raya di PN Serang.

Menurut Sahruji, sebagai warga negara yang baik, dirinya akan selalu memenuhi undangan perkara gugatan melawan hukum yang diajukan Khalid (penggugat). Dirinya juga ingin mengungkap fakta yang sebenarnya, dimana Kadin Cilegon tidak pernah mengajukan dana hibah maupun bansos."Sebagai warga yang sadar hukum saya menghadiri panggilan sidang atas gugatan saudara Kholid. Toh saya tidak merasa menerima maupun mengajukan," ujarnya.

Penggugat Muhammad Kholid membenarkan jika sidang bansos dan dana hibah Kota Cilegon itu ditunda. Saat ini, PN Serang tegah memediasi tergugat dan penggugat, sehingga sidang ditunda hingga 30 Juni mendatang. "Tadi saya hadir, sudah dua kali mediasi. Ditunda karena tergugat tidak hadir semuanya," katanya singkat.

Untuk diketahui, materi gugatan perbuatan melawan hukum dengan daftar perkara no register : 34/Pdt.G/2020/PN Srg, tanggal 3 Maret 2020. Ada beberapa penerima dana hibah yang digugat yakni Rizky Khairul Amri selaku Ketua DPD KNPI Kota Cilegon sebagai tergugat I, Ketua KONI Kota Cilegon Budi Mulyadi (tergugat II), Ketua Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) Cilegon Hj Amelia (tergugat III), Ketua Himpaudi Cilegon Eti Kurniawati tergugat (IV), serta Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) tergugat V.

Kemudian, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon Sahruji (tergugat VI), Ketua MUI Cilegon H Dimyati S Abu Bakar (tergugat VII), Yayasan Al Islah yang diketuai Ati Marliati (tergugat VIII), dan Ketua (FOKER-C) Cilegon Kusmeni Sujarwadi (tergugat IX), serta Ketua PGRI Kota Cilegon H Wandi sebagai (tergugat X). (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook