Pandeglang Masih Alot, PKS Akhirnya ke Tatu

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 14:55:18 WIB   |  dibaca: 125 kali
Pandeglang Masih Alot, PKS Akhirnya ke Tatu

BAKAL SENGIT : Ketua DPP PKS Wilayah Daerah Jakarta-Jawa Barat-Banten Ahmad Syaikhu menyerahkan surat rekomendasi dari DPP PKS kepada bakal calon bupati Serang Rt Tatu Chasanah di Jakarta, Selasa (2/6). Dalam rekomendasi itu, Tatu akan berpasangan dengan Pandji Tirtayasa.

SERANG, BANTEN RAYA - Partai Demokrat belum juga mengusung bakal calon untuk Pilkada Pandeglang 2020. Padahal, tiga daerah lainnya yaitu Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang sudah diumumkan. Belum jelasnya sikap Demokrat untuk Pandeglang dikarenakan proses penggodokan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai belum juga rampung.

Demikian terungkap dalam penyerahan surat tugas atau pengusungan kepada tiga bakal calon (balon) kepala daerah di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Banten, Selasa (2/6).

Adapun surat tugas diberikan kepada Iye Iman Rohiman sebagai balon Walikota Cilegon. Siti Nur Azizah sebagai balon Walikota Tangerang Selatan dan Eki Baihaki sebagai balon Bupati Serang.Sekretaris DPD Demokrat Provinsi Banten Eko Susilo mengatakan, dari empat daerah yang akan menggelar pilkada di Banten, DPP Demokrat telah menjatuhkan pengusungannya untuk tiga diantaranya. Sementara untuk Kabupaten Pandeglang hingga kemarin belum juga tuntas di tingkat DPP. "Pandeglang sedang proses, cuma belum tuntas prosesnya," ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya belum bisa berspekulasi terkait arah dukungan partai berlambang mercy itu, apakah mendukung atau bakal berkompetisi dengan petahana. Untuk saat ini, pihaknya telah mengusulkan tiga nama ke DPP untuk digodok. "Apakah kami mendukung petahana atau bersama dengan yang lainnya," katanya.

Disinggung apakah salah satu dari tiga nama yang diusulkan ke DPP adalah Irna Narulita atau petahana di Pilkada Kabupaten Pandeglang, Eko enggan berkomentar. Pun demikian ketika disinggung apakah keputusan Irna untuk menyeberang dari Demokrat menjadi kader PDIP berpengaruh terhadap pengusungan, dia lagi-lagi belum mau memberikan keterangan. "Tunggu tanggal mainnya," ungkapnya.

Sementara itu, ia meyakini dari tiga balon yang telah diusung memiliki prospek yang baik. Sebab, mereka telah mendapat sinyal dukungan dari sejumlah parpol lainnya untuk berkoalisi.
Untuk Iye Iman Rohiman di Pilkada Kota Cilegon mendapatkan sinyal dukungan dari PAN dan PPP dengan perolehan delapan kursi parlemen. Eki Baihaki di Pilkada Kabupaten Serang dari PAN dengan sembilan kursi. Lalu Siti Nur Azizah di Pilkada Tangerang Selatan dari Hanura, PAN dan PKB.

"Untuk Bu Azizah PKS Insya Allah (memberikan dukungan) jadi ada 20 kursi. Pak Iye kemungkinan kursinya bakal bertambah. Pak Eki kurang satu, ada (upaya) ke sana (untuk menutupi kekurangannya)," paparnya.

Balon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman mengatakan, untuk maju di Pilkada Cilegon dirinya bersama parpol koalisinya sudah mengkaji sejumlah nama untuk dijadikan pendamping. Keputusan siapa yang akan dipilih akan diserahkan kepada partai pengusung."Apapun nanti yang akan dimunculkan oleh partai itu barangkali hasil kajian. Saat ini belum ada karena masih pembahasan," katanya.

Ia meyakini, tak akan sulit membangun koalisi dengan partai lain. Sebab, saat dirinya sudah mengantongi delapan kursi parlemen dan sudah bisa maju sebagai calon kepala daerah. "Faktanya sekarang sudah delapan kursi, berarti sudah terjawab petarung dari petahana dengan konsep perubahan lepaskan masa lalu menuju Cilegon maju," katanya.

Sementara itu, Balon Walikota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah memastikan, dirinya bakal berupaya menggalang dukungan untuk menggenapkan kursi partai agar bisa bertarung dalam Pilkada Tangerang Selatan."Insya Allah cukup dan dalam perjalanan koalisi masih menunggu partai lain yaitu PKS dan PAN. Mudah-mudahan bisa cepat bisa dapat rekomendasi," katanya.

Balon Bupati Serang Eki Baihaki menyatakan, dirinya masih sangat mungkin untuk mendapat dukungan dari partai selain Demokrat dan PAN. Ia juga kini secara aktif terus melakukan penjajakan dengan parpol lainnya untuk bisa bergabung dalam koalisi sehingga memenuhi ambang batas pencalonan."Ada beberapa partai sudah menyatakan yang sudah merekomendaiskan kepada calon, tapi juga ada yang belum. Usungan kepada saya membuktikan Demokrat memprioritaskan kader yang berpotensi," ujarnya.

Sementara itu, DPP PKS resmi mengusung Rt Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa di Pilkada Kabupaten Serang. Penyerahan rekomendasi dilakukan Ketua DPP PKS Wilayah Daerah Jakarta-Jawa Barat-Banten Ahmad Syaikhu kepada Tatu di Jakarta, Selasa (2/6).“Alhamdulillah, DPP PKS memutuskan untuk Pilkada Kabupaten Serang, kita memberi amanah kembali kepada Ibu Tatu dan Pak Pandji,” kata Budi Prajogo, Musyrif DPP PKS Wilayah Banten dalam keterangan tertulis kepada Banten Raya, kemarin.

Budi menjelaskan, kemajuan Kabupaten Serang di masa kepemimpinan Tatu-Pandji pada periode pertama menjadi pertimbangan DPP PKS. Terutama keberhasilan dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) dan indeksi makro kesejahteraan masyarakat.  “PKS memutuskan mengamanatkan kembali untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua,” ujarnya.

Menurut Budi, dalam amanatnya, Ahmad Syaikhu selaku Ketua DPP PKS menginstruksikan kepada fungsionaris dan kader PKS di Kabupaten Serang untuk segera melakukan proses pemenangan Tatu-Pandji."Dan memastikan, Bu Tatu dan Pak Pandji lolos menjadi bupati dan wakil bupati Serang,” ujarnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Serang, Mansur Barmawi menyatakan siap menindaklanjuti keputusan DPP PKS. Dimulai dengan melakukan konsolidasi internal dan melakukan gerakan pemenangan. “Kita akan sosialisasikan dan mengajak kepada masyarakat Kabupaten Serang agar sama-sama mendukung Bu Tatu dan Pak Pandji untuk melanjutkan pembangunan,” ujarnya. (dewa/fikri)


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook