Sopir Simpan Granat dan Amunisi dalam Rumah

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 03 Juni 2020 - 14:56:21 WIB   |  dibaca: 118 kali
Sopir Simpan Granat dan Amunisi dalam Rumah

BIKIN GEGER : Personil Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten mengevakuasi granat dan amunisi dari dalam rumah, Selasa (2/6).

SERANG, BANTEN RAYA - Sebuah granat dan puluhan amunisi aktif ditemukan di dalam rumah kosong yang berlokasi di Perumahan Persada Banten, Blok C 04, Nomor 01, RT 07 RW 04, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (2/6). Diduga, alusista buatan PT Pindad tersebut milik sopir Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pernah menempati rumah tersebut.

Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri mengatakan, granat berjenis Korea, dan peluru bertipe SS1 kaliber 5,56 milimeter (mm) itu ditemukan oleh Astiah (68), warga Perumahan Persada Banten, Kecamatan Walantaka, Kota Serang."Rumah itu milik Ibu Nani Oktaviani (40) yang dikontrakan kepada saudara Kasan (50). Tapi rumah itu sudah tiga tahun kosong," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Kasmuri, Astiah yang merupakan mertua dari Kasan datang ke rumah tak berpenghuni tersebut hendak membersihkan rumah karena masa kontrak sudah habis. Saat dibersihkan, perempuan paruh baya itu menemukan sebuah kotak."Di dalam rumah cuma ada meja dan kursi. Saat beres-beres menemukan sebuah kotak dan ketika dibuka, isi kotak tersebut berisi 91 butir peluru dan satu buah granat diduga masih aktif," ujarnya.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Ketua RT setempat dan diteruskan kepada Polsek Walantaka karena khawatir membahayakan masyarakat sekitar perumahan."Berdasarkan keterangan Atiah, dia sudah tidak tau keberadaan Kasan. Sebab dia sudah bercerai dengan anaknya. Nama istrinya Sariin Riani (40)," tambahnya.

Selanjutnya, pihaknya melaporkan penemuan bom dan amunisi itu ke Mapolres Serang Kota dan penanganan selanjutnya dilakukan oleh tim Gegana Brimob Polda Banten."Sudah diamankan Datasemen Gegana Satbrimob Polda Banten yang dipimpin oleh Iptu Wachijan bersama 6 personel Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten. Sudah dibawa ke Mako Brimob," jelasnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho membenarkan adanya temuan granat dan amunisi tersebut. "Rumah itu pernah ditempati oleh Kasan, pekerjaannya bekerja sebagai sopir rental, berhubung di komplek tersebut mayoritas TNI, jadi Hasan sering disuruh untuk jadi sopir," katanya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook