Apirl 2020, Ekpor Banten Turun 5,27 Persen

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Kamis, 04 Juni 2020 - 15:06:28 WIB   |  dibaca: 35 kali
Apirl 2020, Ekpor Banten Turun 5,27 Persen

BUKA: SPBU di Kota Serang beroperasi lebih awal untuk memberikan layanan bagi warga pemilik kendaraan.

SERANG, BANTEN RAYA -  Badan Pusat Statistik Provinsi Banten mencatat, nilai ekspor migas dan nonmigas Banten pada April 2020 turun 5,27 persen dibanding Maret 2020 menjadi 871,43 juta dolar AS.

Kepal BPS Provinsi Banten Adhi Wirian mengungkapkan, penurunan ekspor tersebut terutama disebabkan oleh ekspor nonmigas pada April 2020 yang mengalami penurunan 5,27 persen dibanding Maret 2020, dari 919,85 juta dolar AS menjadi 871,34 juta dolar AS.“Dan sebaliknya, pada komoditi migas terjadi peningkatan ekspor 92,38 persen dari 0,05 juta dolar AS pada Maret 2020 menjadi 0,09 juta dolar AS,” ujar Adhi Wirian melalui siaran video Youtube, Selasa (2/6).

Khusus ekspor migas, kata Adhi, penurunan tersebut lebih disebabkan oleh penurunan nilai ekspor komoditi hasil minyak.“Mengingat pada komoditi gas dan minyak mentah tidak terdapat kegiatan ekspor bulan April 2020,” katanya.

Namun, dibanding kondisi bulan yang sama tahun 2019, lanjut Adhi, nilai ekspor Banten April 2020 mengalami peningkatan yakni 30,48 persen.“Peningkatan nilai ekspor tersebut didorong oleh ekspor nonmigas yang naik 30,55 persen, dan sebaliknya pada golongan barang migas terjadi penurunan sebesar 79,24 persen,” katana.

Lebih lanjut, Adhi menambahkan, nilai ekspor Banten Januari-April 2020 mencapai 3.481,35 juta dolar AS atau naik 0,52 persen dibanding tahun sebelumnya.“Peningkatan ekspor periode tersebut lebih disebabkan oleh ekspor nonmigas yang naik 0,62 persen, mengingat pada barang migas justru terjadi penurunan nilai ekspor sebesar 80,73 persen,” katanya.

Sementara itu, nilai ekspor nonmigas terbesar pada April 2020 berasal dari golongan barang alas kaki mencapai 191,66 juta dolar AS. Kemudian disusul oleh golongan plastik dan barang dari plastik serta besi dan baja (HS 72) dengan nilai ekspor masing-masing sebesar 127,58 juta dolar AS dan 64,01 juta dolar AS.“Untuk negara tujuan ekspor nonmigas terbesar April 2020 yakni Tiongkok dengan nilai ekspor 198,78 juta dolar AS,” katanya.

Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada April 2020 adalah Australia dengan nilai impor sebesar 101,88 juta dolar AS.“Kemudian diikuti oleh Argentina dan Brazil, dengan impor masing-masing sebesar 63,91 juta dolar AS dan 63,65 juta dolar AS, sementara impor nonmigas dari ASEAN mencapai 126,58 juta dolar AS,” pungkasnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook