Pendapatan Premi Jasa Raharja Tertekan Pandemi

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 04 Juni 2020 - 15:08:15 WIB   |  dibaca: 134 kali
Pendapatan Premi Jasa Raharja Tertekan Pandemi

TERUS DIPACU: Warga melintas di depan Kantor Jasa Raharja Cabang Banten di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA – Pendapatan premi PT Jasa Raharja Cabang Banten ikut tertekan pandemi virus korona (Covid-19). Hal ini dikaui Kabag Operasional Jasa Raharja Cabang Banten A.A Lanang Dawan Wisnu Wardana, pendapatan premi mengalami penurunan hingga 50 persen pada saat Covid-19 mewabah.

“Karena adanya pandemi ini penerimaan kita turun. Kita ketahui bersama, sumber santunan korban kecelaakaan lalulintas ini kan dari penerimaan pajak kendaraan di kantor Samsat,” ujar Banten A.A Lanang Dawan Wisnu Wardana kepada Banten Raya, kemarin.

Ia mengatakan, penurunan ini terjadi tidak terlepas dari imbauan larangan mudik dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah di sejumlah daerah di Provinsi Banten. “Dampak dari pandemi ini (kami) mengalami penurunan sekitar 40-50 persen dengan adanya virus korona ini. Kemudian untuk angkutan umum juga yang kita jamin juga, (preminya) mengalami penurunan, karena banyak angkutan umum yang tidak beroperasi,” katanya.

Lanang merinci, jika pada bulan biasa kantor cabang nya bisa meraih premi hingga Rp22 miliar, namun saat pandemi ini hanya mampu setengahnya saja.“Pendaptan kita sebelum pandemi itu rata-rata berkisar Rp22 miliar per bulan. Tapi bulan Mei ini kita masuk  baru Rp10 miliar,” katanya.

Untuk diketahui, pendapatan premi Jasa Raharja dihimpun diantaranya dari iuran wajib yang berasal dari angkutan umum darat maupun laut, dan sumbangan wajib dana kesejahteraan dari pemilik kendaraan bermotor yang melakukan daftar ulang ke kantor Samsat.  

Masih kata Lanang, selain pendapatan premi yang turun, pembayaran santunan kecelakaan lalulintas di Banten dampak dari pandemi dan kebijakan PSBB juga ikut turun sekitar 13 persen.“Tentunya sangat berpengaruh. Namun demikian juga, karena penurunan (pembayaran klaim) ini pendapatan kami juga mengalami penurunan,” katanya.

Berdasarkan catatan Jasa Raharja Cabang Banten, santunan atau klaim kecelakaan lalu lintas yang sudah dibayarkan dari Januari-Mei 2020 sebesar Rp26,608 miliar. Angka ini turun sekitar 13 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp30,83 miliar.

Rinciannya, pembayaran santunan meninggal dunia menjadi yang terbesar diangka Rp18,45 miliar, kemudian santunan luka-luka senilai Rp7,73 miliar, diikuti dengan penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) Rp285,53 juta, kemudian santunan korban cacat tetap Rp125 juta, santunan biaya penguburan Rp12 juta, dan biaya ambulan Rp5,3 juta. (ismet)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook