Covid-19 Ubah Pengelolaan Kampus

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 04 Juni 2020 - 15:11:52 WIB   |  dibaca: 188 kali
Covid-19 Ubah Pengelolaan Kampus

HALALBIHALAL DARING: Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fatah Sulaiman memberikan sambutan dalam halal bihalal daring, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten menyebabkan pengelolaan perguruan tinggi mengalami perubahan. Hal tersebut disampaikan Rektor Untirta Fatah Sulaiman saat menjadi pembicara dalam kegiatan halal bi halal daring.

Menurutnya, kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terhadap pengelolaan perguruan tinggi berubah total. Setidaknya ada beberapa aspek, diantaranya perubahan pembelajaran konvesional ke pembelajaran daring, pengoptimalan finansial yang terkendali, percepatan era digitalisasi yang memunculkan peluang kewirausahaan.

Ia menilai, perubahan tersebut secara struktur memunculkan agenda ketrampilan dan pekerjaan baru yang tanpa batas dan lebih fleksibel, yang dimana didalamnya terjadi otonomi pekerja berbasis teknologi.

Lebih lanjut Fatah mengatakan ada beberapa hal yang dibutuhkan pasca pandemi Covid-19 yakni penyelesaian masalah (problem solving), keterampilan berinteraksi (social skill), dan mengembangkan kemampuan (kognitif system).“Saya baik atas nama pribadi maupun lembaga mengucapkan selamat hari raya idul fitri minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin," kata Fatah kepada para peserta halal bi halal daring, kemarin.

Sementara itu, dalam tausiyahnya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri (UIN) SMH Banten Wawan Wahyudin memberikan nasihat terkait sikap dan perilaku di tengah pandemi Covid 19.

Ia menjelaskan apapun musim atau wabah yang terjadi tidak terlepas dari kehendak Allah SWT. Hal yang terpenting adalah mengambil hikmah dari wabah ini. Hikmah dapat dibagi menjadi dua kelompok, yakni hikmah bagi planet bumi dan hikmah planet langit.

Masih dijelaskan Wawan, planet bumi dengan adanya covid 19 ini berdampak pada pola kehidupan manusia. Hal ini dibuktikan dengan foto penelitian di berbagai negara bahkan di Jakarta langit tampak biru dan udara jadi bersih, tingkat pemanasan global turun dan laut menjadi tenang ekosistem laut terlindungi.

Lebih lanjut Wawan mengatakan dengan adanya wabah ini memaksa manusia dengan kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat dan lebih berkualitas, sehingga dapat meningkatkan system imun ditubuh."Saya mengajak semua peserta halal bi halal yang hadir untuk lebih banyak berbuat kebaikan dengan membuang sifat kemunafikan dan menambah terus amal sholeh," ajaknya.

Perlu diinfokan bahwa sesuai data yang masuk saat acara berlangsung, undangan yang mengikuti halal bi halal dari ini mencapai 700 orang, baik dari unsur dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook