Terminal Ditutup, Bus Masih Hilir Mudik

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 05 Juni 2020 - 16:09:13 WIB   |  dibaca: 257 kali
Terminal Ditutup, Bus Masih Hilir Mudik

KONDISI TERMINAL SEPI : Kondisi terminal Kadubanen terlihat masih sepi terkait diberlakukannya penghentian operasional bus AKAP, Kamis (4/6).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Penghentian sementara pelayanan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Labuan diperpanjang hingga 7 Juni 2020 mendatang. Penghentian sementara pelayanan transportasi umum ini sesuai keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor KM 116 tahun 2020 dan Permenhub Nomor PM 25 tahun 2020 mengenai perpanjangan pengendalian transportasi selama masa mudik lebaran Idul Fitri.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Labuan Lina Darlina mengatakan, menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat saat ini operasional terminal bus AKAP belum beroperasi. "Sesuai aturan dari pusat, terminal bus AKAP Labuan masih ditutup dan bus AKAP belum diperbolehkan untuk beroperasi," kata Lina, Kamis (4/6).

Diterangkannya, perpanjangan masa pengendalian transportasi bus lantaran masih mewabahnya virus korona. Pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan kendaraan bus akan mulai beroperasi karena masih menunggu informasi dari Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten. "Pembukaan kembali kawasan terminal AKAP Labuan, kami mengikuti petunjuk dari BPTD Banten, meskipun nanti perpanjangan pengendalian transportasi mulai beroperasi," terangnya.

Meski dilarang, hingga saat ini masih ada beberapa bus AKAP yang beroperasi, Lina menegaskan, sudah memberikan teguran kepada pengelola bus untuk tidak beroperasi. Kalau pun masih ada bus yang tidak mengikuti aturan, kata Lina, menjadi tanggungjawab pengelola bus. "Kami sudah memberikan arahan kepada pihak pengelola bus. Kalau pun ada yang beroperasi konsekuensi di lapangan itu tanggungjawab mereka," imbuhnya.

Pengurus Perusahaan Otobus (PO) AKAP Asli Prima Labuan-Kalideres Dedi mengatakan, sudah mengetahui terkait adanya informasi perpanjangan masa pengendalian transportasi oleh Kemenhub. Adapun soal adanya bus yang beroperasi, kata Dedi, hanya untuk mengingatkan kepada masyarakat jika transportasi bus AKAP akan kembali normal jika sudah ada aturan dari pemerintah. "Kalau bus AKAP yang jalan saat ini itu tidak banyak hanya satu sampai dua bus saja. Itu pun tidak sampai ke Terminal Kalideres, tapi hanya sampai Balaraja. Tujuannya, untuk mengingatkan pada masyarakat kalau transportasi bus masih ada," ujarnya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook