DKPP Targetkan Produksi 1,3 Juta Ikan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 05 Juni 2020 - 16:12:50 WIB   |  dibaca: 147 kali
 DKPP Targetkan Produksi 1,3 Juta Ikan

TERKENDALA PAKAN: Ketua Komisi II DPRD Banten Muhsinin (kedua dari kiri) bersama Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo (kiri) meninjau kolam BBI di Kecamatan Baros, Kamis (4/6).

SERANG, BANTEN RAYA - Proses pembenihan ikan tawar yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Panyireupan, Kecamatan Baros terkendala ketersediaan pakan. Pasalnya, anggaran untuk pembelian pakan yang ada di dana alokasi khusus (DAK) dialihkan untuk penanganan Covid-19. Selain itu, BBI juga masih kekurangan lahan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, pihaknya mendampingi Komisi II DPRD Provinsi Banten meninjau langsung pembenihan ikan di Desa Panyireupan. "Dalam kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Banten tadi (kemarin-red) saya menyampaikan kalau kita kekurangan pakan," kata Suhardjo, Kamis (4/6).

Selain kekurangan pakan, Suhardjo juga menyampaikan jika UPT BBI masih kekurangan lahan dari yang dibutuhkan minimal 2 hektar saat ini baru terpenuhi 1,8 hektar. "Dalam setahun kan target produksi kita 1,3 juta ekor untuk semua jenis ikan tawar, baik itu mujair, nila, emas, dan ikan lele. Makanya, kita butuh penguatan sarana dan prasarana serta ketersediaan pakan yang cukup. Setiap tahunnya target tercapai," ujarnya.

Suhardjo mengungkapkan, produksi benih ikan yang dihasilkan oleh UPT BBI sebagian besar digunakan untuk kegiatan sosial karena BBI bukan untuk penghasil pendapatan asli daerah (PAD). "Biasanya benih yang dihasilkan dikirim ke pesantren-pesantren untuk dibesarkan, terus biasanya ada mahasiswa yang sedang KKN (kuliah kerja nyata) minta bantuan benih kita ambilkan dari BBI. Jadi banyaknya untuk kegiatan sosial," tuturnya.

Ia berharap, kehadiran Komisi II DPRD Provinsi Banten tersebut bisa memberi solusi terkait dengan kekurangan pakan dan kekurangan lahan tersebut. "Untuk operasional BBI termasuk pakan dan untuk kebutuhan regenerasi kita anggarkan melalui DAK tapi anggarannya dialihkan. Tapi kata ketua Komisi II (Muhsinin-red) kita diminta untuk mengajukan kebutuhan anggarannya nanti diupayakan disupport dari anggaran provinsi dan kabupaten," katanya.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Muhsinin mengaku mendorong Pemkab Serang untuk meningkatkan produksi benih ikan di UPT BBI. "Saya pikir kegiatan BBI perlu diperkuat dan didukung. Kalau saya laporan yang kami terima anggarannya sangat kecil. Makanya akan kita upayakan melalui anggaran dari provinsi walaupun sifatnya hanya perbantuan saya. Saya juga akan koordinasi dengan DPRD Kabupaten Serang agar memperkuat anggaran untuk BBI," ujarnya. (tanjung/fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook