Unsera Tanamkan Tradisi Al Azhar

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Minggu, 21 Juni 2020 - 19:25:08 WIB   |  dibaca: 277 kali
Unsera Tanamkan Tradisi Al Azhar

Satibi/Banten Raya-JAGA JARAK: H. Mulya R. Rachmatoellah Siddik (depan-tiga dari kanan) saat menghadiri haul ke 15 Rachmatoellah Siddik di auditorium lantai 6 Gedung A, Universitas Serang Raya.

SERANG, BANTEN RAYA- Universitas Serang Raya (Unsera) menanamkan nilai-nilai keislaman yang dimiliki Universitas Al Azhar Kairo. Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Serang H. Mulya R. Rachmatoellah saat menghadiri Haul ke 15 almarhum H. M. Rachmatoellah Siddik, pendiri YPI Serang sekaligus tokoh pendidikan di jaman orde baru.

Mulya sebagai alumni Kampus Al Azhar Kairo menyatakan tentu akan menanamkan nilai-nilai kampus Al Azhar Kairo di Unsera. Hal tersebut juga menjadi salah satu amanat dan keinginan almarhum H. M. Rachmatoellah Siddik. “Ini salah satu bentuk motivasi dan doa dari ayah saya, untuk memasukan nilai-nilai Al Azhar yang bisa ditanamkan di Unsera,” kata Mulya kepada wartawan usai kegiatan.

Ia mengaku, minimal ada beberapa bagian tradisi yang berada di Kampus Al Azhar bisa diadaptasi di Unsera. Secara formal ke depan Unsera akan membuka Fakultas Dirasah Islamiyah (Kajian Islam). Karena Unsera tidak mendikotomi ilmu pengetahuan. Bahkan tahun 2017 Unsera pernah melakukan kunjungan ke Kampus Al Azhar Kairo dan langsung diterima oleh oleh pejabat rektorat Kampus Al Azhar Kairo. Mulya mengaku, kegiatan ini juga salah satu upaya untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh H. M. Rachmatoellah Siddik. Karena, menurut Mulya, H. M. Rachmatoellah Siddik adalah seorang guru yang melekat dalam kondisi apapun baik dalam dunia politik maupun sosial. “Artinya sosok guru yang dimiliki oleh H. M. Rachmatoellah Siddik tidak dibatasi ruang dan waktu, dan sebagai contoh agar bisa digugu dan ditiru,” ujar Mulya.

Terkait dengan haul daring yang kali pertama dilakukan, Mulya menyampaikan bahwa merawat teradisi untuk mendapatkan berkah merupakan salah satu nilai yang ditanamkan di Unsera. Mulya turut prihatin kondisi pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidak bisa memutuskan tali silaturahmi dan menghalangi rasa rindu kepada keluarga, kerabat dan sahabat. “Melalui haul daring ini rasa rindu bisa terobati. Terlebih dalam acara ini kami menghadirkan Mamah Dedeh Rosidah yang memberikan tausiyah dan diskusi melalui daring,” ungkapnya.

Sementara itu, Ida Raudhotul Jannah dalam diskusi bersama Mamah Dedeh Rosaidah menyampaikan pertanyaan berkah silaturahmi melalui daring. Menanggapi pertanyaan tersebut Mamah Dedeh sapaan akrabnya menjawab, arti silaturahmi adalah menyambung yang terputus. “Artinya, silaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan Zoom, sms, Whatsapp dan video call. Sebagai umat muslim yang taat, harus mensyukuri kondisi seperti ini, karena silaturahmi melalui daring tidak mengurangi keberkahan,” tegas Mamah Dedeh. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook