Angkat Kejayaan Beras Lokal

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 23 Juni 2020 - 13:32:43 WIB   |  dibaca: 258 kali
Angkat Kejayaan Beras Lokal

BERAS LOKAL : Dirut PT BPL Laura Irawati menunjukan beras hasil produksi petani di Provinsi Banten, kemarin.

Laura Irawati terpilih sebagai Direktur Utama (Dirut) PT. Pangan Banten Lestari (PBL). Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Koperasi UMKM dan Pemberdayaan CSR pada Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Banten ini, ditunjuk sebagai Dirut PT. PBL pada Rapat Konsorsium Pengurus HIPPI Banten yang tergabung dalam PBL.

Laura -panggilan akrab Laura Irawati, mengatakan, saat ini waktunya beras produksi petani Banten menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Berton-ton gabah dan beras hasil petani Banten justru beredar di pasaran dengan kemasan atau merk daerah tertentu.

Setidaknya, kata dia, ini yang menjadi perhatian PT PBL, perusahaan konsorsium yang digagas para pengusaha yang tergabung HIPPI Banten, untuk mengulang kejayaan beras Banten yang benar-benar dikelola, dikemas, dan dijual dengan nama khas Banten.

“Ini menjadi perhatian serius kita, menguatkan tekad saatnya beras Banten harus menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Kita himpun beras-beras dari petani kemudian kita kemas dengan merk Beras Pangan Banten Lestari,” kata Laura di sela-sela Soft Launching Beras Pangan Banten Lestari, di Serang, Kamis (18/6) malam.

Program ini, kata Laura, kerja sama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Diharapkan dengan program pemberdayaan petani ini, kembali mengangkat derajat beras Banten semakin dikenal meluas secara nasional.

Laura melihat potensi beras Banten sebagai komoditi pangan yang berpotensi bisnis luar biasa, termasuk jagung, telur, gula dan sumber-sumber pangan lainnya. Khusus beras pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan beberapa Gabungan Kelompol Tani (Gapoktan).

“Karenanya HIPPI meng- create bisnis di bidang pangan ini, sehingga ada dampaknya buat masyarakat, terutama dalam pemberdayaan petani lokal dan berasnya bisa muncul dengan brand Banten dan tidak luruh menjadi beras dengan nama daerah lain” tutur perempuan murah senyum ini.

Laura juga mengungkapkan, meski telah menangani beberapa permintaan pangan lainnya, kali ini bertepatan dengan proyek pengadaan beras dari  Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,  PBL mengeluarkan secara resmi brand Beras PBL Khas Banten sebanyak 21 ton beras atau 4.238 paket dengan kemasan 5 kilogram.

“Ini sebagai salah satu upaya mengangkat potensi beras Banten. Mudah-mudahan dengan diterimanya beras Banten dengan promosi yang akan kami dorong secara maksimal tidak tidak tertutup kemungkinan bisa untuk memenuhi kebutuhan provinsi lain atau bahkan ekspor," pungkasnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook