Ragukan Hasil Rapid Test, Wakil Bupati Serang: Menurut Saya Tidak Efektif

nurul roudhoh   |   Kesehatan  |   Selasa, 23 Juni 2020 - 13:37:37 WIB   |  dibaca: 381 kali
Ragukan Hasil Rapid Test, Wakil Bupati Serang: Menurut Saya Tidak Efektif

SERANG, BANTEN RAYA - Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menilai wajar jika ada masyarakat yang menolak untuk dilakukan rapid test, seperti yang terjadi di sejumlah pasar di Kabupaten Serang. 

"Itu (penolakan-red) karena momentumnya yang enggak tepat, karena dia (pedagang-red) sedang berdagang harus dirapid test. Kalau ngambil waktu di luar mereka berdagang juga sulit dilaksanakan. Kemudian rapid test itu sendiri kan tidak signifikan (hasilnya-red) hanya untuk mengetahui indikasi awal saja," kata Pandji, Selasa (23/6).

Ia menuturkan, rapid test hanya bertujuan untuk menguji antibodi yang ada di dalam tubuh, sehingga orang yang hasil rapid testnya reaktif belum tentu positif. 

"Ketika masuk virus ke dalam tubuh reaktif. Celakanya bukan hanya virus Covid-19 saja walaupun virus lain kalau masuk ke dalam tubuh reaktif juga. Jadi tidak efektif menurut saya," ujarnya.

Pandji menjelaskan, rapid test baru efektif jika dilakukan dua kali setelah pada rapid test pertama hasilnya reaktif. 

"Kalau rapid test itu harus dua kali baru ketahuan efektifnya, yang pertama itu antibodi yang keduanya antigen, kalau sudah keliatan reaktif seminggu kemudian harus dirapid test lagi. Kalau hanya rapid test sekali tidak ada artinya," tuturnya. (tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook