Terdampak Pembangunan Tol Serang-Panimbang, Rumah Warga Cikeusal Nyaris Ambruk

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:45:55 WIB   |  dibaca: 465 kali
Terdampak Pembangunan Tol Serang-Panimbang, Rumah Warga Cikeusal Nyaris Ambruk

TANJUNG/ BANTEN RAYA. -. NYARIS AMBRUK: Rumah milik Fuji Firman terancam longsor akibat terdampak pembangunan tol Serang-Panimbang, Sabtu (27/6).

SERANG, BANTEN RAYA - Rumah milik Fuji Firman, warga Liang Landak, Desa Cikuesal, Kecamatan Cikuesal nyaris ambruk akibat terdampak aktivitas pembangunan tol Serang-Panimbang (Serpan). 

Pagar rumah permanen itu sudah mulai roboh serta kolam ikan yang ada di bagian depan rumah juga hilang. Namun sampai saat ini belum ada penanganan dari pihak tol Serpan.

"Iya pagar rumahnya sudah roboh semua jautuh ke bawah. Terus kolam ikan juga sudah hilang dan tembok sudah pada retak-retak. Jadi kena getaran akibat pembangunan jalan tol karena jarak rumah saya dengan jalan tol hanya tiga meter," kata Fuji kepada Banten Raya, Sabtu (27/6).

Fuji mengungkapkan, telah mengadukan kerusakan rumahya itu kepada pihak tol sejak setahun lalu, namun sampai saat ini belum ada penanganan apapun dari pihak tol. 

"Sama pihak tol saya diminta untuk mengosongkan dan bilang asetnya tetap aman. Bisa saja saya kosongkan tapi saya pengen ada ganti rugi dulu, kalau belum ada enggak mau," ujarnya.

Fuji mengaku merasa was-was menempati rumahnya tersebut, terutama saat musim hujan karena tanahnya labil dan dikhawatirkan rumahnya ambruk. 

"Saya pengen ganti ruginya dibayarkan. Kalau dari pihak Wikanya ada respons dan sering melihat ke sini tapi dari bagian pengadaan lahannya yang sama sekali enggak ada bahasa apa-apa," tuturnya. (tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook