Pernah Jadi Santri Kalong, Balon Wakil Walikota Cilegon Ini Ternyata Hobi Baca Kitab Gundul

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 30 Juni 2020 - 11:56:49 WIB   |  dibaca: 590 kali
Pernah Jadi Santri Kalong, Balon Wakil Walikota Cilegon Ini Ternyata Hobi Baca Kitab Gundul

Santri untuk Banten Raya - Deklarasi : Puluhan santri di Kota Cilegon melakukan deklarasi relawan BHS, di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Senin (29/6).

CILEGON, BANTEN RAYA - Sokhidin, kader Gerindra yang kini maju di Pilkada Cilegon sebagai balon wakil walikota bersama Ratu Ati Marliati ternyata konsisten menjadi santri kalong di Pondok Pesantren Al Fath dan sejumlah pondok pesantren salafi di Kota Cilegon. 

Sokhidin sampai sekarang aktif mengikuti pengajian kitab gundul atau hanya sekedar mendengarkan ngaji kuping di Ponpes Al Fath. 

Hal itu diketahui saat puluhan santri salafi menggelar deklarasi relawan Barisan Haji Sokhidin (BHS) di Rumah Pemenangan BHS di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber.

Penasehat BHS Tawab menjelaskan, sebagai santri yang sudah dikenalnya puluhan tahun, Sokhidin memiliki tugas untuk membesarkan kembali Cilegon sebagai kota santri, sehingga ponpes bisa melahirkan para cendekiawan.

"Kami ingin sebagai santri yang sudah dikenal lama, ia (Sokhidin) yang menjadi wakil walikota bisa mengangkat kembali marwah ponpes dan kota santri," katanya.

Tawab menyatakan, tugas berat yang dititipkan lainnya yaitu mengangkat pendidikan ponpes menjadi pendidikan yang setara dengan umum, sehingga lulusan ponpes bisa mendapatkan sertifikat kelulusan yang setara.

"Ke depan harus diperjuangkan untuk sertifikasi kelulusan setara dengan umum, sehingga kiprah lulusan ponpes bisa juga memiliki nilai jual yang sama di kota industri," imbuhnya.

Sementara itu, Sokhidin mengungkapkan, sudah puluhan tahun dan sampai sekarang masih rutin untuk ikut pengajian.

Menurutnya, pengajian dan bersilaturahim dengan ustad dan ulama menjadi rutinitas wajib yang harus dilakukan.

"Harus sempat, bukan bila sempat untuk pengajian. Soalnya ini menjadi urusan ibadah dan untuk selalu mendapatkan nasihat agana dari ulama," ungkapnya.

Sokhidin juga berjanji, akan berupaya untuk terus memajukan pendidikan ponpes baik salafi dan modern di Kota Cilegon. 

"Lulusan ponpes harus mampu berkiprah luas. Kami akan terus berupaya memajukan pendidikan ponpes," ujarnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook