Geger Gerbang Kantor Inspektorat Banten Disiram Air Garam Tengah Malam

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 30 Juni 2020 - 12:49:06 WIB   |  dibaca: 3119 kali
Geger Gerbang Kantor Inspektorat Banten Disiram Air Garam Tengah Malam

KIRIMAN ASN UNTUK BANTEN RAYA. - DIDUGA MAU NYANTET: Air garam yang disiram di pintu gerbang masuk kantor Inspektorat Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (30/6/2020).

 

SERANG, BANTEN RAYA - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Inspektorat Provinsi Banten geger dengan aksi seorang pria yang menyiram air garam di depan pintu masuk kantor, Selasa dini hari (30/6).

Aksi tersebut terekam kamera pengintai atau CCTV (closed circuit television) yang terpasang di kantor Inspektorat, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang.

Dalam rekaman video tersebut terlihat seorang pria memakai kaos dan bercelana pendek bolak balik di pintu masuk gerbang kantor Inspektorat Provinsi Banten, sambil menyiramkan sesuatu.

Dari rekaman CCTV tersebut diketahui aksi itu dilakukan pada pukul 02.30. 

Aksi ini geger setelah sejumlah ASN melihat bekas siraman air garam tersebut pada pagi harinya. 

Seorang ASN Inspektorat yang namanya minta dirahasiakan membenarkan rekaman video itu bikin heboh pegawai di OPD-nya.

"Iya itu rame di grup WA (whatsapp) kantor (Inspektorat). Modusnya apa kurang paham ya, tapi intinya pasti ada yang gak suka (dengan Kepala Inspektorat Banten Kusmayadi). Bener gak?" ujarnya kepada Banten Raya siang ini.

Menurutnya, pintu masuk di kantor Inspektorat hanya ada satu, yakni di lokasi pria menyiramkan air garam itu. Sehingga, air garam yang membekas di aspal gerbang masuk kantornya banyak dilihat pegawai, termasuk kepala Inspektorat Kusmayadi. 

"Pasti lewat, masuk dari situ. Kalau (pintu) keluar dari gerbang sebelah kiri," katanya.


Ditanya apakah penyiraman air garam itu terkait pemeriksaan lembaga penerima bantuan beras CSR Bank BJB yang dilakukan Inspektorat? Sumber tersebut mengaku tidak mengetahuinya. Bahkan, lanjut ASN ini, bisa saja aksi itu dilakukan karena tidak suka dengan Kepala Inspektorat Banten Kusmayadi.

"Ya bisa aja begitu, orang malem-malem rela gak tidur buat nabur garam. Kalo gak ada tujuannya buat apa. Instropeksi diri aja harusnya beliau, atas apa yang udah dilakukannya. Bener gak? Sedikit saran aja, mau pensiun sebaiknya istirahat dan berbuat baik sama orang-orang, jangan takabur," katanya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Banten Kusmayadi belum dapat dikofirmasi hingga berita ini diturunkan. (rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook